Kompas TV cerita ramadan cerita

Ketika Perang Jawa Berakhir di Bulan Ramadan dan Pangeran Diponegoro Ditangkap

Minggu, 18 April 2021 | 21:08 WIB
ketika-perang-jawa-berakhir-di-bulan-ramadan-dan-pangeran-diponegoro-ditangkap
Lukisan Penangkapan  Pangeran Diponegoro (Sumber:twitter Keraton Yogyakarta)

JAKARTA, KOMPAS.TV- Perang Jawa yang dipimpin Pangeran Diponegoro mencapai puncaknya pada 1830. Pasukan Diponegoro mengalami kekalahan. Apalagi beberapa orang dekat pangeran seperti pamannya, Pangeran Ngabehi dan dua puteranya tewas secara mengenaskan di Pegununga Kelir.

Pada 21 Februari 1830 atau empat hari menjelang bulan puasa tiba, Pangeran Diponegoro tiba di Menoreh, Bagelen (kini masuk Purworejo) untuk mengadakan perundingan dengan perwakilan gubernur Jenderal sekaligus pejabat militer Henrik Marus Baron de Kock. 

Namun, karena de Kock masih di Batavia, Diponegoro dan pasukan menunggu sebuah perkemahan di Matesih, dekat Kali Progo, Magelang pada 8 Maret 1830. Di sanalah mereka menjalankan ibadah puasa. Dan selama menjalankan puasa, tidak ada perang sebagaimana permintaan Diponegoro. 

Kala itu kondisi tubuh Diponogoro sudah lemah akibat perang bertahun-tahun dan memasuki hutan belantara. Terutama penyakit malaria yang menyerangnya. 

Baca Juga: Lama Tak Muncul, Prabowo Unggah Foto Bersama Keris Pangeran Diponegoro

Seorang pejabat militer Belanda Cleerens menggambarkan kondisi tubuh sang pangeran, "Lebih dari siapapun, (ia) membutuhkan istirahat. Seluruh tubuhnya terlihat sangat letih," demikian digambarkan dalam buku Takdir: Riwayat Pangeran Diponegoro (1785-1855) karya Peter carey yang diterbitkan KOMPAS.

Ketika memasuki Magelang, Diponegoro dan pasukan dielu-elukan dan disambut masyarakat. Pasukan pun membengkak menjadi 800 orang yang sebagian besar adalah bekas prajurit resimen kawal pribadi pangeran. Ketika memasuki Magelang, mereka  bersorban dan jubah hitam dengan tombak terhunus.

Penulis : Iman Firdaus | Editor :





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:08
JALAN LAYANG CAKUNG AKAN DIUJI COBA TAHAP PERTAMA PADA 19-21 APRIL 2021, PENGGUNA JALAN DILARANG BERSWAFOTO   KEMENTERIAN SOSIAL CAIRKAN BANSOS TUNAI PROGRAM KELUARGA HARAPAN TAHAP II SEBESAR RP 6,53 TRILIUN   MENKES MINTA WARGA LANSIA JADI PRIORITAS VAKSINASI COVID-19 DALAM SATU BULAN KE DEPAN   MENKES BUDI GUNADI SADIKIN: VAKSINASI COVID-19 TURUN SELAMA RAMADAN, JADI 200.000-300.000 SUNTIKAN   MENKES BUDI GUNADI SADIKIN SEBUT INDONESIA HARUS BEREBUT DENGAN BERBAGAI NEGARA UNTUK DAPATKAN VAKSIN COVID-19   ICW CATAT TREN PENINDAKAN KASUS KORUPSI CENDERUNG MENURUN SELAMA PERIODE 2015 HINGGA 2020   DINAS PENDIDIKAN JABAR AJAK PELAJAR BERBAGI KEPADA SESAMA LEWAT PROGRAM RANTANG SISWA   JUBIR VAKSINASI KEMENKES: ANGKA PARTISIPASI WARGA LANSIA DALAM VAKSINASI COVID-19 CENDERUNG TURUN   KEMENTERIAN PERHUBUNGAN DALAM WAKTU DEKAT AKAN OPERASIKAN JALUR DWIGANDA DI STASIUN MANGGARAI   MENHUB SEBUT AKAN ADA 6 STASIUN BESAR UNTUK FASILITASI PERJALANAN MASYARAKAT DARI JAKARTA MENUJU LUAR DAERAH   MENHUB BUDI KARYA SUMADI TARGETKAN PEMBANGUNAN PROYEK JALUR DWIGANDA KERETA AKAN RAMPUNG AKHIR DESEMBER 2021   HARI KE-6 BULAN RAMADAN, JUMLAH PENUMPANG KERETA API DI STASIUN PASAR SENEN BELUM TUNJUKKAN PENINGKATAN SIGNIFIKAN   VAKSINASI TERUS BERJALAN, MENTERI KESEHATAN INGATKAN JANGAN SAMPAI MASYARAKAT LENGAH MENGHADAPI PANDEMI   MENTERI KESEHATAN BUDI GUNADI SADIKIN IMBAU VAKSINASI COVID-19 TETAP DILAKUKAN SAAT RAMADAN SESUAI FATWA MUI