Kompas TV klik360 kamar rosi

Deretan Komentar Viral Gus Miftah: Dari Kapolri Non-Muslim Hingga Respons saat Jokowi Dikritik

Minggu, 18 April 2021 | 04:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - JAKARTA, KOMPAS.TV - Miftaim An'am alias Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah melihat bahwa banyak orang yang memang viral tetapi hanya beberapa saat.

"Viral dengan segala case-nya, dengan segala prestasinya, tapi kemudian hilang," kata Gus Miftah dalam program Kamar Rosi yang digelar secara virtual, Jumat (16/4/2021).

Gus Miftah pun menyebut dirinya yang tidak perlu viral di media sosial, tetapi justru jadwal mengajinya tetap banyak.

Baca Juga: BUKA-BUKAAN! Gus Miftah Jawab Isu Bayarannya Rp3 Miliar sampai Rp7,5 Miliar

"Kenapa? Karena umat telah mengenal saya, jauh sebelum saya viral, tapi memang eksistensi dai yang hanya eksis di kalangan jemaah, hanya eksis di kalangan media, atau dua-duanya itu beda. Nah, kemudian hari ini posisinya saya saat itu menurut kawan-kawan media, jemaah masih ngundang saya buktinya dengan 15 ribu undangan setiap bulan itu. Sementara di medsos, orang juga kenal saya kebetulan konten-konten Instagram diminati banyak orang," kata Gus Miftah.

Apalagi, Gus Miftah juga kerap dinilai memberikan pernyataan-pernyataan yang faktual.

Lebih lanjut, Gus Miftah memberikan contoh beberapa pernyataan yang justru viral, seperti kapolri non-muslim, memandang seorang habib, hingga respons ketika Jokowi dikritik soal vaksin.

"Komentar-komentar seperti itu ternyata viral," kata Gus Miftah lagi.

Bahkan, meski tidak memiliki TikTok, Gus Miftah juga memiliki banyak 'pengikut' di akun media sosial tersebut.

Baca Juga: Ramai Isu Raja Salman Bawa Eskalator karena Takut Riba, Gus Miftah: Gak Make Sense Banget!

"Saya gak punya akun TikTok, tapi Rosi buka TikTok dengan tagar Gus Miftah, itu puluhan tagar dan yang paling tinggi berapa tagarnya, 162 juta," ujarnya.

Mendengar hal itu, host Kamar Rosi, Rosianna Silalahi, justru menanyakan apa makna hal itu bagi seorang Gus Miftah.

"Artinya bahwa kemudian saya selalu mengatakan perkara posting di medsos. Postinglah yang penting, jangan yang penting posting," tambah Gus Miftah.

#KamarRosi #GusMiftah #DaiNyentrik

Penulis : Desy Hartini

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
22:58
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19