Kompas TV internasional kompas dunia

Media AS sebut "The Lord of the Rings" Akan Jadi Serial TV Termahal yang Pernah Diproduksi

Minggu, 18 April 2021 | 00:35 WIB
media-as-sebut-the-lord-of-the-rings-akan-jadi-serial-tv-termahal-yang-pernah-diproduksi
Foto buku Lord of the Rings tulisan J.R.R Tolkien (Sumber: AP Photo)

LOS ANGELES, KOMPAS.TV - Serial televisi bertema fantasi besutan Amazon Studios "The Lord of the Rings" akan menelan biaya sekitar 465 juta dolar AS hanya untuk musim pertama, menjadikannya serial televisi termahal yang pernah diproduksi, demikian dilansir The Hollywood Reporter, salah satu publikasi hiburan terkemuka di Amerika Serikat (AS), pada Jumat (16/04/2021).

Didasarkan pada novel "The Lord of the Rings" karya J.R.R. Tolkien, serial yang telah lama dinanti ini akan dibuat di Selandia Baru. Serial ini berlatar pada Zaman Kedua Middle-earth sebelum peristiwa dalam rangkaian novel dan film Lord of the Rings.

Amazon memperoleh hak penayangan di televisi untuk "The Lord of the Rings" dengan merogoh 250 juta dolar AS pada 2017.

"Ini sungguh luar biasa ... ini akan menjadi serial televisi terbesar yang pernah dibuat," kata Menteri Pembangunan Ekonomi dan Pariwisata Selandia Baru Stuart Nash, seperti dikutip media itu.

Baca Juga: Genius, Serial TV Tentang Kehidupan Albert Einsten

Sebagai perbandingan, serial drama fantasi HBO "Game of Thrones" menghabiskan biaya produksi sekitar 100 juta dolar AS per musim, dengan biaya per episode mulai dari sekitar 6 juta dolar AS untuk musim pertama dan akhirnya naik menjadi sekitar 15 juta dolar AS per episode di musim kedelapan, ungkap The Hollywood Reporter.

Trilogi film "The Lord of the Rings" yang dibuat berdasarkan novel berjudul sama, termasuk "The Fellowship of the Ring" (rilis 2001),

Penulis : Edwin Shri Bimo





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
22:03
PRESIDEN FILIPINA RODRIGO DUTERTE TEGASKAN TIDAK AKAN MENARIK SEJUMLAH KAPALNYA DARI LAUT CHINA SELATAN   BNPB IMBAU MASYARAKAT NIAS BARAT TETAP WASPADA DAN HINDARI BANGUNAN YANG RETAK PASCAGEMPA BERMAGNITUDO 6,7   BNPB SEBUT GEMPA BERMAGNITUDO 6,7 YANG MENGGUNCANG NIAS BARAT BERLANGSUNG SELAMA 5 DETIK   BMKG: TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI, INTENSITAS GETARAN GEMPA NIAS BARAT BERAGAM   BMKG: ADA 15 KALI GEMPA SUSULAN PASCAGEMPA BERMAGNITUDO 6,7 MENGGUNCANG NIAS BARAT   BMKG MUTAKHIRKAN KEKUATAN GEMPA BUMI YANG MENGGUNCANG NIAS BARAT DARI MAGNITUDO 7,2 MENJADI MAGNITUDO 6,7   PEMERINTAH: 14 MEI 2021, JUMLAH SPESIMEN KORONA YANG DIPERIKSA MENCAPAI 15.439.974 SPESIMEN   HINGGA 14 MEI 2021, JUMLAH SUSPEK KORONA DI INDONESIA MENCAPAI 86.842 ORANG   SATGAS COVID-19: HARI INI, ANGKA KEMATIAN AKIBAT COVID-19 DI INDONESIA BERTAMBAH 107 KASUS, TOTAL 47.823 KASUS   SATGAS COVID-19: JUMLAH PASIEN SEMBUH HARI INI BERTAMBAH 3.807 ORANG, TOTAL 1.592.886 ORANG   SATGAS COVID-19: HARI INI DI INDONESIA ADA PENAMBAHAN 2.633 KASUS POSITIF KORONA, TOTAL 1.734.285 KASUS   PENGUNJUNG TAMAN IMPIAN JAYA ANCOL JAKARTA PADA HARI KEDUA LEBARAN MENCAPAI 39.000 ORANG   TAMAN MINI INDONESIA INDAH (TMII) DIKUNJUNGI 14.000 WISATAWAN PADA LIBUR LEBARAN HARI KEDUA   PAKAR HUKUM PIDANA USAKTI ABDUL FICKAR HADJAR SEBUT 75 PEGAWAI KPK YANG DIBEBASTUGASKAN BISA AJUKAN GUGATAN KE PTUN