Kompas TV nasional politik

PB IDI Sayangkan Isu yang Jatuhkan BPOM soal Vaksin Nusantara

Sabtu, 17 April 2021 | 20:47 WIB
pb-idi-sayangkan-isu-yang-jatuhkan-bpom-soal-vaksin-nusantara
Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Daeng M Faqih (Sumber: Tribunnews.com)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) meminta agar pengembangan vaksin Nusantara tetap mengedepankan aspek keamanan, efikasi serta kualitas, dan bukan sekadar mengejar semangat nasionalisme dan niat baik.

Ketua Umum Pengurus Besar IDI Daeng M Faqih menjelaskan IDI sangat mengapresiasi pihak-pihak yang mengembangkan vaksin buatan dalam negeri.

Namun dalam proses pengembangan harus juga didukung dengan kaidah Ilmiah, prosedur, dan protokol penelitian.

Baca Juga: Pro Kontra Vaksin Nusantara, Ahli: Yang Utama Harus Jalan Sesuai Prosedur

Ia juga menilai vaksin dengan metode sel dendritik ini juga bukan yang pertama di Indonesia. Dengan begitu, prosedur dan protokol dapat dijalankan dengan baik.

“Jangan hanya kita berpikir niat nasionalisme ini sendiri kemudian, ini niatnya nasionalisme sudah lah protokolnya cincai tidak apa-apalah, ya kan tidak bisa begitu," katanya dalam diskusi daring, Sabtu (17/4/2021).

Daeng juga menyayangkan sikap anggota DPR yang menilai BPOM tidak profesional dan tebang pilih dalam vaksin Nusantara.

Penulis : Johannes Mangihot | Editor : Fadhilah





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
12:16
KONFLIK ISRAEL-PALESTINA MENINGKAT, TERCATAT 35 WARGA PALESTINA DAN 3 WARGA ISRAEL TEWAS   HAMAS BALAS SERANGAN DI GAZA DENGAN LUNCURKAN 200 ROKET KE ISRAEL   PEMERINTAH BRAZIL BELI 100 JUTA LEBIH DOSIS VAKSIN COVID-19 PFIZER   KOMITE OLAHRAGA NASIONAL INDONESIA (KONI) PAPUA BARAT TERUS GENJOT PEMENUHAN SARANA DAN PRASARANA ATLET   KETUA DPR PUAN MAHARANI: LEBARAN ADALAH MOMENTUM TEPAT KUATKAN SOLIDARITAS BANGSA DI TENGAH PANDEMI COVID-19   KEMENKO MARVES: PEMERINTAH MULAI BAHAS TRANSFORMASI SUBSIDI LPG DAN LISTRIK AGAR TEPAT SASARAN   POLDA METRO JAYA SIAPKAN SKENARIO LALU LINTAS UNTUK HADAPI ARUS BALIK LEBARAN 2021   SATGAS COVID-19 INGATKAN KONSEKUENSI HUKUM PENEROBOS LARANGAN MUDIK   PT TRANSJAKARTA SIAPKAN 11 LAYANAN TAMBAHAN SAAT LIBUR LEBARAN 14-16 MEI 2021   MASJID AGUNG PALEMBANG BATASI JEMAAH SHALAT IDUL FITRI HANYA 1.000 ORANG   PEMPROV SUMATERA BARAT TIDAK GELAR SHALAT IDUL FITRI BERJEMAAH SAAT PANDEMI   MASIH DI DALAM ZONA MERAH, 13 RT DI SURABAYA TIDAK DIIZINKAN GELAR SHALAT IDUL FITRI DI MASJID   MENTERI AGAMA YAQUT CHOLIL QOUMAS INGATKAN KEMBALI MASYARAKAT UNTUK TIDAK LAKUKAN TAKBIR KELILING   BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL (BAZNAS) KOTA TANGERANG MASIH TERIMA PEMBAYARAN ZAKAT FITRAH HINGGA RABU MALAM