Kompas TV klik360 kamar rosi

Gus Miftah: Permintaan Pengajian Capai 15 Ribu Undangan per Bulan

Sabtu, 17 April 2021 | 18:57 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV -  Miftaim An'am alias Miftah Maulana Habiburrahman atau yang lebih akrab disapa Gus Miftah menjelaskan bahwa sebelum dirinya dikenal banyak orang, ia justru telah diundang oleh seluruh Indonesia.

Hal itu disampaikan oleh Gus Miftah dalam program Kamar Rosi yang digelar secara virtual di YouTube KompasTV, Jumat (16/4/2021).

Sebelumnya, host Kamar Rosi, Rosianna Silalahi bertanya alasan mengapa orang-orang tertarik untuk mengundang Gus Miftah.

Baca Juga: Cerita Gus Miftah: Nomor Diblokir dan Honor Bayaran Ceramahnya Ditilep

"Gini Ros, apa ya? Sebelum orang mengenal saya secara luas, saya sudah diundang oleh seluruh Indonesia dari panggung ke panggung. Artinya akar saya kuat," jawab Gus Miftah.

Dai Nahdlatul Ulama ini juga bercerita kalau dalam satu tahun pernah super viral. Bahkan, dijelaskan oleh Gus Miftah bahwa itu terjadi secara alami.

"Dalam waktu satu tahun, Ros, itu pernah bener-bener super viral yang bukan by design, bener-bener alami dan saya tidak pernah menyangka bisa viral seperti itu," jelasnya.

Lebih lanjut, Gus Miftah mengatakan bahwa dikenal oleh masyarakat terlebih dahulu, barulah dimunculkan oleh media. Selain itu, sebelum pandemi, undangan permintaan pengajian untuk Gus Miftah mencapai 500 per hari.

Baca Juga: BUKA-BUKAAN! Gus Miftah Jawab Isu Bayarannya Rp3 Miliar sampai Rp7,5 Miliar

"Saya punya lima asisten pakai WA itu rata-rata yang masuk ke WA asisten itu bisa sampai 100-200 permintaan ngaji. Belum yang langsung datang ke pondok. Jadi kalau saya total, sebelum pandemi itu, permintaan sebulan bisa 15 ribu. Itu belum termasuk yang numpuk kertas di pondok, waiting list untuk saya datang," katanya.

#KamarRosi #GusMiftah #DaiNahdlatulUlama

Penulis : Desy Hartini

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
14:32
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19