Kompas TV nasional hukum

Kalapas Gunung Sindur Bongkar Susahnya Deradikalisasi Napi Teroris: Awalnya Tidak Mau Hormat Bendera

Jumat, 16 April 2021 | 20:32 WIB
kalapas-gunung-sindur-bongkar-susahnya-deradikalisasi-napi-teroris-awalnya-tidak-mau-hormat-bendera
Sebanyak 34 narapidana terorisme bertekad kembali ke Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) setelah pengucapan ikrar setia kepada Pancasila di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (15/4/2021). (Sumber: Dok Lapas Gunung Sindur)

JAKARTA, KOMPAS.TV- Puluhan narapidana (napi) teroris yang tergabung dalam Jamaah Ansharut Daulah (JAD) dan simpatisan ISIS pada Kamis (15/4/2021) menyatakan ikrar kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Tak mudah membawa para napi teroris untuk kembali ke Tanah Air mereka, seperti yang dialami oleh Damari selaku Kepala Lapas (Kalapas) Narkotika Kelas IIA Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat

Damari mengaku proses deradikalisasi para napi teroris sebagai sebuah perjalanan panjang dan berat. Pasalnya, sebelum menjalani proses deradikalisasi, para napi teroris menunjukkan sikap apatis terhadap negara, dan selalu melawan kepada petugas.

Baca Juga: Batalion Iman, Nama Grup WA Terduga Teroris yang Ditangkap Densus 88 di Makassar: Ada Aksi Amaliyah

"Jangankan untuk ucap ikrar, mereka untuk hormat bendera saja tidak mau, yang istilah kami aliran merah, radikal dan masih betul-betul militan. Tentu luar biasa sekali. Mereka melawan dengan kita, melawan dan selalu protes," papar Damari, Kamis (15/4/2021).

Menurutnya, butuh waktu setengah tahun untuk membuat narapidana tindak pidana terorisme mau mengucapkan ikrar setia pada NKRI.

Damari mengatakan proses panjang deradikalisasi terhadap napi teroris itu dibantu juga oleh Densus 88 Antiteror Polri, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Badan Intelejen Negara (BIN), hingga lembaga swadaya masyarakat (LSM) khusus di bidang deradikalisasi.

Penulis : Gading Persada | Editor : Hariyanto Kurniawan





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
19:50
PT PELABUHAN INDONESIA II (IPC) JAMIN LAYANAN OPERASIONAL PELABUHANNYA BERJALAN NORMAL SELAMA LIBUR LEBARAN   MALAYSIA BERLAKUKAN KEBIJAKAN BARU PEMBATASAN GERAK ("LOCKDOWN") NASIONAL MULAI BESOK HINGGA 7 JUNI 2021   PEMERINTAH KIRIM 1.400 TABUNG OKSIGEN KE INDIA BANTU PERAWATAN PASIEN COVID-19   PENGAMAT PERTAHANAN UI CONNIE RAHAKUNDINI BAKRIE MINTA KEMENHAN DAN KPK USUT SOAL DUGAAN MAFIA ALUTSISTA   KSPI DESAK PEMERINTAH HENTIKAN KEDATANGAN TKA DARI NEGARA MANA PUN SELAMA MASA PANDEMI KORONA   KONFEDERASI SERIKAT PEKERJA INDONESIA (KSPI): HINGGA SAAT INI RATUSAN PERUSAHAAN BELUM BERI THR UNTUK KARYAWANNYA   BESOK, PEMKAB KEBUMEN TUTUP ALUN-ALUN GUNA CEGAH KERUMUNAN DI TENGAH PANDEMI   GUBERNUR JABAR RIDWAN KAMIL SEBUT SHALAT ID BERJEMAAH HANYA BOLEH DI ZONA HIJAU DAN KUNING DENGAN KAPASITAS 50%   SEBANYAK 7 PETAMBANG EMAS ILEGAL DI SOLOK SELATAN, SUMBAR, TEWAS TERTIMBUN LONGSOR   WISATA BROMO DAN PENDAKIAN GUNUNG SEMERU DITUTUP SEMENTARA PADA 13-23 MEI 2021   PEMKOT BOGOR MELARANG WARGA JAKARTA, DEPOK, TANGERANG, DAN BEKASI MASUK KE TEMPAT WISATA BOGOR SELAMA LIBUR LEBARAN   MASJID RAYA JAKARTA ISLAMIC CENTRE (JIC) DI KOJA, JAKUT, AKAN GELAR SHALAT ID DENGAN KAPASITAS 50%   PREDIKSI BEBAN PUNCAK LISTRIK NAIK SAAT LEBARAN, PLN PASTIKAN PASOKAN LISTRIK AMAN   INDEF MINTA PEMERINTAH KAJI ULANG RENCANA KENAIKAN TARIF PPN DI TENGAH PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL