Kompas TV regional peristiwa

Sebelum Tewas Ditembak KKB, Guru Yonathan Renden Sempat Berjanji akan Pulang Antar Istri Wisuda

Jumat, 16 April 2021 | 03:34 WIB
sebelum-tewas-ditembak-kkb-guru-yonathan-renden-sempat-berjanji-akan-pulang-antar-istri-wisuda
Ilustrasi penembakan (Sumber: Pixabay)

TORAJA, KOMPAS TV - Yonathan Renden, salah seorang guru di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua, tewas setelah ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pada Jumat (9/4/2021).

Kepergian Yonathan dengan cara demikian membuat istrinya Dewi Gita Pailing sangat terpukul. Perempuan berusia 21 tahun itu pun menangis histeris tatkala jenazah suaminya tiba di rumah duka.

Baca Juga: TNI dan Brimob Pukul Mundur KKB, Satgas Nemangkawi Berhasil Mendarat di Beoga Siap Menindak

Diketahui, jasad Yonathan dibawa ke rumah duka di Dusun Tiromanda, Lembang Batu Limbong, Kecamatan Bangkelekila, Toraja, Senin (12/4/2021).

Dewi mengaku tidak menyangka suami yang dinanti-nanti kepulangannya itu ternyata kembali kerumah dalam keadaan tidak bernyawa.

Yonathan yang tewas ditembak meninggalkan istri dan dua anaknya yang masing-masing berusia dua tahun dan bayi enam bulan.

Dewi menceritakan bahwa suaminya sempat menelepon dirinya sebelum akhirnya tewas ditembak KKB. Ketika Yonathan menelepon, Dewi mengaku panic luar biasa. Pasalnya, Yonathan mengabarkan bahwa dirinya telah dikepung oleh KKB.

Penulis : Tito Dirhantoro





BERITA LAINNYA


Serba Serbi

Lima Youngster Italia di Euro 2020

Jumat, 11 Juni 2021 | 19:14 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
19:20
IKUTI WEBINAR KOMPAS INSTITUTE BERTAJUK "BRAND STORY THROUGH MEDIA", DAFTAR DI INSTITUTE.KOMPAS.ID   BI: ALIRAN MODAL ASING MASUK RP 10,54 TRILIUN DALAM PEKAN INI   IMF SEBUT PENGGUNAAN UANG KRIPTO DI EL SALVADOR BERPOTENSI BERMASALAH   AS AKAN MENYUMBANG 500 JUTA DOSIS VAKSIN COVID-19 UNTUK 92 NEGARA MISKIN   INDONESIA TAMBAH PASOKAN 1 JUTA VAKSIN COVID-19 BUATAN SINOPHARM   INDONESIA PERLU RP 3.461 T HINGGA 2030 UNTUK PERUBAHAN IKLIM   MENKEU SRI MULYANI: PLN KESULITAN MEMBUAT PEMBANGKIT LISTRIK RAMAH LINGKUNGAN KARENA BUTUH DANA BESAR   PGRI NAGEKEO, NTT, MINTA PENIKAM KEPALA SD INPRES NDORA DIHUKUM MATI   21 NARAPIDANA LAPAS PEREMPUAN KELAS IIA DENPASAR MASUK IGD KARENA MINUM DISINFEKTAN DENGAN MINUMAN KEMASAN   EKSPOR OTOMOTIF RI PERIODE JANUARI-APRIL 2021 NAIK 35,67%   PEMBUKAAN KEMBALI 3 JALUR PENDAKIAN GUNUNG MERBABU PADA 14 JUNI 2021 DIBATALKAN KARENA PENINGKATAN KASUS KORONA   PEMERINTAH DESA MANGUNSARI, MAGELANG, SEDIAKAN ODONG-ODONG ANTAR-JEMPUT WARGA LANSIA YANG DIVAKSIN COVID-19   KEMENDAGRI AKAN LAKUKAN PENYEDERHANAAN BIROKRASI TAHAP II   KEMENTERIAN PPPA: "CALL CENTER" SAHABAT PEREMPUAN DAN ANAK 129 ATAU WHATSAPP 0211-129-129