Kompas TV internasional kompas dunia

Pangeran William dan Pangeran Harry Tidak Akan Berdampingan Pada Prosesi Pemakaman Pangeran Philip

Jumat, 16 April 2021 | 07:05 WIB
pangeran-william-dan-pangeran-harry-tidak-akan-berdampingan-pada-prosesi-pemakaman-pangeran-philip
Pangeran Harry dan Pangeran William tidak akan berjalan berdampingan pada prosesi pemakaman kakek mereka, Pangeran Philip pada 17 April besok. Sepupu mereka, Peter Philips akan berada diantara mereka saat prosesi (Sumber: AP Photo/Kirsty Wigglesworth, File)

LONDON, KOMPAS.TV - Pangeran William dan Pangeran Harry tidak akan berjalan berdampingan Sabtu, (17/4/2021) saat mereka mengikuti peti mati kakek mereka ke Kapel St. George menjelang pemakaman Pangeran Philip, seperti dilansir Associated Press, Jum'at (15/04/2021)

Pengaturan tersebut dipandang sebagai upaya meminimalkan kemungkinan momen canggung antara dua bersaudara yang sedang tidak akur sejak keputusan Pangeran Harry untuk mundur dari anggota senior dan tugas kerajaan tahun lalu.

Istana Buckingham pada Kamis (15/04/2021) merilis garis besar program pemakaman suami Ratu Elizabeth II yang meninggal 9 April lalu di usia 99 tahun.

Istana Buckingham mengungkapkan sepupu Pangeran William dan Pangeran Harry, Peter Phillips, akan berjalan di antara mereka berdua saat mereka mengawal peti mati Pangeran Philip ke Kapel St. George di Kastil Windsor, sebelah barat London.

Pangeran Charles, pewaris takhta dan ayah para pangeran, bersama dengan saudara perempuannya, Putri Anne, akan memimpin prosesi yang beranggotakan 15 orang.

Baca Juga: Terjawab, Teka-teki Apakah Pangeran Harry Mengenakan Seragam Militer saat Pemakaman Pangeran Philip

Foto terbaru Pangeran Charles saat meninjau karangan bunga yang diberikan rakyat Inggris di pagar kastil Windsor, 15 April 2021 (Sumber: Jeremy Selwyn/Pool via AP)

Kedua bersaudara itu diawasi dengan ketat karena pemakaman hari Sabtu, (17/04/2021) hampir pasti akan mengingatkan kedua bersaudara itu akan kesedihan mereka saat pemakaman ibu mereka, Putri Diana, lebih dari dua dekade lalu.

Penulis : Edwin Shri Bimo





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
16:52
DINAS KESEHATAN NTT: TERJADI PENAMBAHAN 141 KASUS POSITIF, TOTAL JUMLAH KASUS COVID-19 DI NTT MENCAPAI 16.332 ORANG   POLRI MEMUTARBALIKKAN 23.573 KENDARAAN DI 381 TITIK PADA HARI PERTAMA OPERASI PELARANGAN MUDIK   TNI AD BANTAH KERAHKAN KENDARAAN LAPIS BAJA UNTUK LAKUKAN PENYEKATAN MUDIK   PT POS INDONESIA TETAP BUKA SELAMA LIBUR LEBARAN   PT PLN BERKOMITMEN HANYA BANGUN PEMBANGKIT LISTRIK EBT SETELAH PROGRAM PEMBANGUNAN PEMBANGKIT 35.000 MW SELESAI   PEMKOT TANGERANG SELATAN PASTIKAN TIDAK AKAN MELAKUKAN PENYEKATAN APA PUN PADA MASA LARANGAN MUDIK LEBARAN   KASATPOL PP DKI: SETIAP ORANG YANG BERANGKAT KERJA DARI BODETABEK KE JAKARTA HARUS PUNYA SURAT TUGAS   MENKO PEREKONOMIAN AIRLANGGA HARTARTO MENGAPRESIASI DEDIKASI TNI DAN PIHAK YANG TERLIBAT PENANGANAN COVID-19   KEMENDIKBUD-RISTEK HORMATI PUTUSAN MA TERKAIT PEMBATALAN SKB 3 MENTERI   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN: PEMERINTAH, BUMN, BUMD WAJIB PAKAI PRODUK LOKAL   WAPRES MA’RUF AMIN BERHARAP KEMENTERIAN/LEMBAGA BERKOORDINASI DENGAN BADAN WAKAF INDONESIA UNTUK REVISI UU WAKAF   KEMENKOMINFO SEBUT ADA 13 WILAYAH UTAMA YANG AKAN KEBAGIAN JARINGAN 5G UNTUK PERTAMA KALI   PRESIDEN JOKOWI MINTA INDONESIA HATI-HATI HADAPI ERA 5G   PEMERINTAH PERBOLEHKAN SEKTOR ESENSIAL TETAP BEROPERASI DI WILAYAH AGLOMERASI SAAT LARANGAN MUDIK LEBARAN