Kompas TV nasional peristiwa

Setelah Badai Seroja Menerpa, Bagian Timur Indonesia Diminta Waspadai Siklon Tropis Surigae

Kamis, 15 April 2021 | 10:20 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Setelah badai seroja di Nusa Tenggara Timur yang mengakibatkan kerusakan berskala masif dan memakan banyak korban jiwa, kini muncul ancaman bencana hidrometereologi serupa.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengimbau masyarakat mewaspadai siklon tropis surigae, yang akan melanda sejumlah wilayah bagian timur Indonesia, selama beberapa waktu ke depan.

Siklon tropis surigae berada di samudera pasifik pada koordinat 8,7 lintang utara dan 136,7 bujur timur, dengan letak sejauh 1.100 kilometer sebelah utara Biak, Papua.

Diperkirakan, siklon surigae bergerak ke barat laut menjauhi wilayah Indonesia menuju wilayah Filipina.

Badai tropis surigae dinamakan oleh Badan Metereologi Jepang, dari bibit siklon 94W yang telah berkembang semakin kuat.

BMKG memperkirakan, dampak siklon surigae berupa hujan lebat disertai kilat dan angin kencang akan terjadi di sejumlah provinsi, yakni wilayah Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua.

Selain dampak cuaca dan gelombang tinggi di Indonesia Timur, badai tropis surigae diduga juga membawa dampak cuaca ekstrem di sebagian wilayah Indonesia lainnya.

Untuk mencegah terulangnya dampak bencana akibat badai seroja, mitigasi bencana metereologi perlu diarahkan untuk memberi peringatan dini bahaya badai tropis surigae.

Mengapa siklon makin intens kemunculannya di wilayah tropis seperti Indonesia?

Dan apa dampak ancamannya yang perlu dimitigasi secara serius?

Kita membahasnya bersama peneliti Pusat Sains dan Teknologi Atmosfer pada Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional, Lapan, Erma Yulihastin, dan Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati. 

Penulis : Dea Davina





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
23:23
MOTOGP STYRIA AKAN DIGELAR PADA 8 AGUSTUS 2021 TEPAT SEPEKAN SEBELUM MOTOGP AUSTRIA PADA 15 AGUSTUS 2021   MOTOGP 2021 BATAL BERLANGSUNG DI FINLANDIA KARENA PANDEMI DAN DIGANTIKAN OLEH MOTOGP STYRIA   SINGAPURA TERAPKAN "LOCKDOWN" PADA 16 MEI HINGGA PERTENGAHAN JUNI 2021   AS MULAI VAKSINASI ANAK USIA 12-15 TAHUN DENGAN MENGGUNAKAN VAKSIN COVID-19 BUATAN PFIZER   SEBANYAK 21 ABK NAVIGASI ADHARA YANG SANDAR DI PELABUHAN BINTAN POSITIF TERINFEKSI COVID-19   KAPOLRES KEBUMEN AKBP PITER YANOTTAMA SEBUT KORBAN LEDAKAN PETASAN DI DESA NGABEAN MEMBUAT MERCON SAMBIL MEROKOK   POLRES KEBUMEN TEMUKAN UNSUR DUGAAN TINDAK PIDANA DALAM KASUS LEDAKAN PETASAN DI DESA NGABEAN   BPBD TANAH BUMBU, KALSEL: LEBIH DARI 2.500 RUMAH TANGGA DI TANAH BUMBU DAN HULU SUNGAI TENGAH TERDAMPAK BANJIR   OBYEK WISATA PANTAI DI PADANG DITUTUP SEMENTARA HINGGA 16 MEI 2021 GUNA CEGAH PENULARAN COVID-19   CANDI MUARO JAMBI DITUTUP SEMENTARA SAMPAI BATAS WAKTU YANG BELUM DITENTUKAN   BUPATI NIAS BARAT KHENOKI WARUWU PASTIKAN TIDAK ADA KERUSAKAN AKIBAT GEMPA BERMAGNITUDO 6,7   SAAT INI, PROGRES PEMBANGUNAN TOL SERANG-PANIMBANG SEKSI 1 SUDAH MENCAPAI 95,24%   KEMENTERIAN PUPR TARGETKAN UJI LAIK FUNGSI TOL SERANG-PANIMBANG SEKSI 1 PADA JUNI 2021   KASATGAS PENYELIDIK KPK HARUN AL RASYID SEBUT UKURAN PENILAIAN TWK TIDAK MASUK AKAL