Kompas TV klik360 cerita indonesia

Diminta Rizieq Untuk Mengaku Khilaf, Bima Arya Tetap Pada Pendiriannya

Rabu, 14 April 2021 | 23:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Wali Kota Bogor Bima Arya, diminta untuk mengaku khilaf dan salah oleh terdakwa Muhammad Rizieq Shihab dalam sidang kasus swab atau tes usap Rumah Sakit UMMI Bogor.

Hal itu diungkapkan Rizieq Shihab, terkait keterangan Bima Arya dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Polisi. 

Baca Juga: Tak Terima Pernyataan Bima Arya dalam BAP, Ini Jawaban Rizieq Shihab

Rizieq menganggap keterangan Bima Arya itu sebagai sebuah kebohongan. Rizieq lalu meminta Bima untuk mengakui kebohongan tersebut sebagai suatu perbuatan yang salah.

"Saya tanya kenapa dibilang bohong. Jadi maksud saya begini pak Bima Arya, lebih baik kita jujur. Kalau anda mengakui "oiya saya mengatakan bohong", sudah. Atau mengatakan "ya saya khilaf waktu itu", selesai," cecar Rizieq.

Permintaan tersebut disampaikan terdakwa Rizieq Shihab, dalam persidangan yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Rabu (14/4/2021) siang.

Pada sidang tersebut, Wali Kota Bogor Bima Arya dihadirkan sebagai saksi. Ketika ditanya Hakim, Bima tetap pada pendiriannya sesuai keterangan di BAP

Dalam kesaksiannya, Bima Arya juga menyebut bahwa Rizieq Shihab menolak memberikan hasil tes usap kepada Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Bogor dengan alasan privasi.

Bima menyebut pihak RS UMMI dan Rizieq tidak kooperatif dalam menekan angka penyebaran Covid-19 di Kota Bogor. 

Video Editor: Agung Ramdani

Penulis : Aryo bimo





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
15:05
KOMITE OLIMPIADE INDONESIA (KOI) SEBUT KEBUTUHAN INDONESIA UNTUK OLIMPIADE TOKYO MENCAPAI RP 38 MILIAR   SEBUAH RIG PENGEBORAN MINYAK DI MALAYSIA TENGGELAM, 101 AWAK SELAMAT   BNPB: PENTING UNTUK MENYADARKAN MASYARAKAT TENTANG ADANYA POTENSI BENCANA DI INDONESIA   POLDA METRO JAYA BAGIKAN BANTUAN KEPADA KARYAWAN BUS TERMINAL PULO GADUNG   ASDP MERAK LAKUKAN PENGURANGAN DERMAGA YANG BEROPERASI PADA MASA LARANGAN MUDIK LEBARAN   PEMKOT PONTIANAK IZINKAN SHALAT IDUL FITRI DI MASJID DAN LAPANGAN   WALI KOTA SOLO GIBRAN RAKABUMING PASTIKAN STOK KEBUTUHAN POKOK CUKUP SAMPAI LEBARAN   KEMENAG: SIDANG ISBAT PENENTUAN 1 SYAWAL 1442 HIJRIAH DIGELAR SECARA DARING DAN LURING   KEMENTERIAN PPPA SEBUT PERKEMBANGAN KESETARAAN GENDER DI INDONESIA CENDERUNG MERANGKAK   MENTERI PUPR BASUKI HADIMULJONO BERHARAP KONSTRUKSI FISIK PROYEK JALAN TOL AKSES PATIMBAN BISA DIMULAI TAHUN 2022   TINJAU TEMPAT PELELANGAN IKAN DI LAMONGAN, PRESIDEN JOKOWI JANJIKAN SEJUMLAH PERBAIKAN UNTUK NELAYAN   KETUA DPR RI PUAN MAHARANI: TENGGELAMNYA KRI NANGGALA-402 JADI INTROSPEKSI UNTUK SIAPKAN SISTEM PERTAHANAN ANDAL   KETUA DPR RI PUAN MAHARANI TEGASKAN DPR DAN PEMERINTAH BUKA RUANG PARTISIPASI PUBLIK BAHAS RUU PRIORITAS 2021   KPK SAMBUT BAIK PUTUSAN MK SOAL GELEDAH-SITA TAK PERLU IZIN DEWAN PENGAWAS