Kompas TV regional berita daerah

Manfaatkan Limbah Kayu Menjadi Hiasan Dinding Yang Cantik

Rabu, 14 April 2021 | 18:03 WIB

BLITAR, KOMPAS.TV - Berbagai hiasan dinding yang cantik ini tertata rapi di ruang tamu rumah milik Saifuddin di kelurahan Tajung Sari, kota Blitar. Namun siapa sangka hiasan dinding ini justru terbuat dari bahan baku limbah kayu peti kemas.

Ide usaha kerajinan dinding ini muncul setelah pria 40 tahun tersebut jadi korban pemutusan hubungan kerja akibat pandemi covid 19. Tidak patah semangat, bapak 2 anak itu lalu mencoba peruntungan dengan membuat rak bunga.

Keterbatasan modal yang dimiliki memaksanya untuk menggunakan bahan limbah yang harganya lebih murah. Dengan ketelatenan dan ketukanan, Saifuddin kemudian merangkai kayu bekas peti kemas menjadi berbagai hiasan dinging serta rak bunga.

Tidak disangka, dari bahan baku limbah itu justru tercipta kerajinan yang cantik dan bernilai jual tinggi. Tidak hanya dalam kota namun hiasan dinding Saifuddin telah terjual ke berbagai daerah di Indonesia.

Rata-rata saifuddin kini mampu mendapatkan penghasilan 4 hingga 5 juta rupiah setiap bulannnya. Ia bersyukur meski jadi korban PHK namun kini justru bisa mandiri menjadi seorang pengusaha.

Hiasan dinding kerya saifuddin sendiri dijual mulai dari harga puluhan ribu hingga ratusan ribu rupiah. semua tergantung ukuran dan kerumitan dari karya yang dibuat.

#Blitar #Kerajinan #Hiasan #Limbah #Kayu #BeritaKediri

Penulis : KompasTV Kediri





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
11:57
KKP BEBASKAN 5 NELAYAN ASAL SUMATERA UTARA YANG DITANGKAP APARAT MALAYSIA   MENHAN PRABOWO SUBIANTO DORONG PIHAK YANG MENGETAHUI ADANYA MAFIA ALUTSISTA AGAR MELAPOR KE KPK ATAU KEPOLISIAN   BP2MI AKAN SIAPKAN SURAT JALAN BAGI 1.278 PEKERJA MIGRAN YANG DIKARANTINA DI WISMA ATLET UNTUK KEMBALI KE DAERAH   KEMNAKER TERIMA 1.860 LAPORAN SOAL PEMBAYARAN TUNJANGAN HARI RAYA YANG MASUK KE POSKO THR 2021   PT KAI BERANGKATKAN 5.000 PENUMPANG DARI JAKARTA SELAMA 4 HARI LARANGAN MUDIK   LARANGAN MUDIK, KEMENTERIAN PERHUBUNGAN: ANGKUTAN JALAN TURUN 85 PERSEN, ANGKUTAN UDARA LEBIH DARI 90 PERSEN   KEMENHUB: MOBILITAS MASYARAKAT MENURUN SIGNIFIKAN SELAMA PENERAPAN LARANGAN MUDIK LEBARAN   KETUA DPP PDI-P BANTAH KLAIM BUPATI NGANJUK YANG MENYATAKAN DIRI SEBAGAI KADER PDI-P    PARTAI KEBANGKITAN BANGSA BANTAH BUPATI NGANJUK NOVI RAHMAN HIDAYAT YANG TERJARING OTT KPK ADALAH KADERNYA   KPK: OTT BUPATI NGANJUK NOVI RAHMAN HIDAYAT HASIL KERJA SAMA DENGAN BARESKRIM POLRI   KPK AKAN TENTUKAN STATUS BUPATI NGANJUK DALAM 1X24 JAM   KPK MASIH PERIKSA BUPATI NGANJUK NOVI RAHMAN HIDAYAT SEUSAI OTT ATAS DUGAAN LELANG JABATAN   KETUA DPR: DISTRIBUSI LOGISTIK KEBUTUHAN PENTING BAGI KEBERLANGSUNGAN HIDUP MASYARAKAT DI TENGAH PANDEMI   SOAL LARANGAN MUDIK, KETUA DPR PUAN MAHARANI MINTA DISTRIBUSI LOGISTIK TAK TERGANGGU