Kompas TV klik360 cerita indonesia

Kuasa Hukum Rizieq Sebut Kasus Swab RS UMMI Bermuatan Politis, Ini Alasannya

Rabu, 14 April 2021 | 16:36 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV  - Pengacara Rizieq Shihab Sugito Atmo Prawiro mengatakan kasus swab RS UMMI yang menyeret nama Rizieq Shihab, bermuatan politis.

Hal ini disampaikannya menyusul persidangan yang digelar hari ini (14/4) yang menghadirkan Bima Arya sebagai saksi persidangan.

"Kami menduga ini perkara politis yang dipaksakan hingga Habib Rizieq sebagai pasien terpaksa harus dilaporkan," kata Sugito saat diwawancara wartawan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (14/4).

Baca Juga: Kuasa Hukum Rizieq Sebut Bima Arya Orang Pertama Publikasi Keberadaan Rizieq

Pernyataan tersebut merujuk kepada keterangan Wali Kota Bogor Bima Arya, yang dihadirkan dalam persidangan sebagai saksi pada Rabu (14/4).

Menurut Sugito, Bima Arya melalui Satpol PP melaporkan RS Ummi, bukan Rizieq Shihab. Namun, menurutnya kasus tersebut justru menjeret Rizieq Shihab.

“Kami mempermasalahkan siapa yang melaporkan dan apa kepentingannya melaporkan. Dari yang disampaikan oleh pihak Bima Arya, bahwa Bim Arya dalam hal ini Kepala Satpol PP, Bima Arya melaporkannya Rumah Sakit Ummi, bukan Habib Rizieq”, pungkasnya.

Sugito menambahkan,  Wali Kota Bogor Bima Arya adalah orang yang pertama kali menyampaikan ke publik terkait keberadaan Rizieq Shihab di RS Ummi.

“Yang kami Perlihatkan dalam persidangan yang pertama kali menyampaikan itu adalah Bima Arya. Keramaian itu muncul bukan karena dari pihak Habib Rizieq Habib Rizieq.

Sebelumnya, hari ini (14/4) Bima Arya didatangkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) ke ruang persidangan Rizieq Shihab sebagai saksi, terkait kasus tes usap di RS Ummi, Bogor, Jawa Barat.

Penulis : Abdur Rahim





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
19:25
MENTERI PERHUBUNGAN JELASKAN PENGENDALIAN TRANSPORTASI JELANG LEBARAN HINGGA HARI INI BERJALAN DENGAN BAIK   MENHUB BUDI KARYA SUMADI: DARI EVALUASI SEMENTARA, PERGERAKAN PENUMPANG JELANG LEBARAN TURUN SIGNIFIKAN   GUBERNUR JABAR RIDWAN KAMIL SEBUT 99 PERSEN WARGA JABAR TIDAK MUDIK LEBARAN   MENPERIN AGUS GUMIWANG: PEMERINTAH BERKOMITMEN UNTUK PERCEPAT PEMBANGUNAN KAWASAN INDUSTRI HALAL   MENSOS TRI RISMAHARINI: APLIKASI E-PERFORMANCE DAPAT BANTU UKUR PRODUKTIVITAS KERJA ASN DAN INSTITUSI TERKAIT   KEMENSOS RI AKAN TERAPKAN PENILAIAN KINERJA ASN DENGAN APLIKASI E-PERFORMANCE   PEMERINTAH INDONESIA DESAK DEWAN KEAMANAN PBB AMBIL TINDAKAN ATAS PELANGGARAN YANG DILAKUKAN ISRAEL   PRESIDEN JOKOWI: INDONESIA MENGUTUK PENGUSIRAN WARGA PALESTINA OLEH ISRAEL   DISDIK DKI JAKARTA: SISTEM ZONASI PPDB DKI JAKARTA 2021 UTAMAKAN CALON SISWA DI SATU LINGKUNGAN RT DAN RW   GUBERNUR DKI ANIES BASWEDAN: JABODETABEK SEPAKAT ANJURKAN SHALAT IDUL FITRI DI RUMAH   PERKEMBANGAN KASUS COVID-19 HARI INI: SEBANYAK 4.891 ORANG POSITIF, 6.338 SEMBUH, DAN 206 MENINGGAL DUNIA   MENKES BUDI GUNADI SADIKIN PASTIKAN FASILITAS RS DI INDONESIA SIAP HADAPI LONJAKAN KASUS COVID-19   KOMISI IX DPR MINTA PEMERINTAH JELASKAN PENYEBAB PRIA YANG MENINGGAL SEUSAI DISUNTIK VAKSIN ASTRAZENECA   ISTANA NEGARA TEGASKAN PRESIDEN JOKOWI TIDAK MUDIK LEBARAN TAHUN INI