Kompas TV regional berita daerah

Kemenag Banjarmasin Sudah Tetapkan Besaran Zakat Fitrah

Rabu, 14 April 2021 | 04:32 WIB

BANJARMASIN, KOMPAS.TV - Kantor Kementerian Agama (kemenag) Kota Banjarmasin telah menetapkan besaran nilai zakat fitrah untuk wilayah Kota Banjarmasin tahun 1442 hijriah atau 2021 masehi.

Penetapan zakat fitrah diputuskan melalui rapat yang dipimpin langsung Kepala Kantor Kemenag Kota Banjarmasin dan dihadiri pejabat struktural dan fungsional, Kepala KUA se Kota Banjarmasin, ormas keagamaan, Baznas Kota Banjarmasin, pengurus masjid serta tokoh-tokoh masyarakat.

Baca Juga: Tarawih di Masjid Diizinkan di Zona Hijau dan Kuning, Ini Imbauan Kemenag Kalsel

Kepala Kemenag Kota Banjarmasin, M. Rofii, mengatakan beracuan pada PMA no. 52 tahun 2014 pasal 30 ayat 1 yaitu sebanyak 3.5 liter atau 2.5 kilogram.

"Takarannya itu 3.5 liter atau 2.5 kilo itu ukuran standarnya," terangnya.

Sementara tentang penilaian uang sesuai dengan jenis beras yang di konsumsi bersangkutan atau yang mengeluarkan zakat.

"Jadi biasa kan yang dibeli untuk zakat itu yang biasa dimakan, misal beras mayang ya beras mayang ya dijadikan zakatnya," ucap pedagang beras yang sering melayani penjualan untuk zakat.

Baca Juga: Sambut Ramadan, Putri Lakukan Tradisi Ziarah Makam Doakan Almarhum Ibunda

Di sisi lain zakat fitrah adalah salah satu kewajiban umat muslim dan dikeluarkan sebelum tanggal 01 syawal.

Nilai patokan harga beras diambil berdasarkan harga beras di pasaran dari lima kecamatan di Banjarmasin yang  telah diinventarisir.

Dengan besaran minimal untuk beras unus, beras mutiara, beras mayang dan sejenisnya, beras rojolele, pandan wangi dan sejenisnya sebesar Rp. 45.000, untuk beras siam unus karan dukuh dan sejenisnya Rp. 40.000, sedangkan beras ganal biasa dan sejenisnya Rp. 35.000.

Penulis : KompasTV Banjarmasin





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
08:44
CHELSEA SERIUSI TRANSFER KIPER ATLETICO MADRID, JAN OBLAK DI MUSIM PANAS INI   HALAU MANCHESTER UNITED, WEST HAM AKAN PERPANJANG KONTRAK TOMAS SOUCEK   MENKO PEREKONOMIAN AIRLANGGA HARTARTO: DARI 60 JUTA PELAKU UMKM, BARU 13 PERSEN YANG TERDIGITALISASI   WHO: INDIA HARUS MENGENDALIKAN MOBILITAS DAN PERTEMUAN UNTUK KURANGI LONJAKAN KASUS COVID-19   CEGAH PENYEBARAN COVID-19, MUI SARANKAN SHALAT IDUL FITRI SEBAIKNYA DILAKUKAN DI RUMAH   MENHUB BUDI KARYA SUMADI PASTIKAN ANGKUTAN LOGISTIK TIDAK TERGANGGU MESKI ADA PENGETATAN MUDIK   POLISI AKAN BERI "TRAUMA HEALING" KE BOCAH KORBAN BULLY DI BOGOR   POLISI WASPADAI TRAVEL GELAP YANG ANGKUT PEMUDIK KE JAWA BARAT   POLISI BONGKAR PEMALSUAN SURAT TES ANTIGEN DI MOJOKERTO   LARANGAN MUDIK LEBARAN, POLDA JAWA BARAT AWASI JALUR ALTERNATIF CEGAH PEMUDIK   POLISI AMANKAN PENYEBAR VIDEO HOAKS AKSI TAWURAN DI KARAWANG   JAGA KONDISIVITAS SAAT RAMADAN, POLDA NUSA TENGGARA BARAT GELAR PATROLI KELILING   MENHUB MINTA OPERATOR PELABUHAN BERI KESEMPATAN BAGI UMKM MANFAATKAN PENGIRIMAN BARANG MELALUI KAPAL   HUTAN LARANGAN BADUY DIRUSAK GURANDIL, KAPOLDA BANTEN: PASTI DITINDAK TEGAS