Kompas TV internasional kompas dunia

Di Tengah Lonjakan Covid-19, India Setop Ekspor Antivirus Remdesivir

Selasa, 13 April 2021 | 05:26 WIB
di-tengah-lonjakan-covid-19-india-setop-ekspor-antivirus-remdesivir
Satu ampul obat Ebola remdesivir ditunjukkan dalam konferensi pers di Rumah Sakit Universitas Eppendorf (UKE) di Hamburg, Jerman, 8 April 2020. Remdesivir kini sedang diuji coba untuk pengobatan Covid-19 (Sumber: Kompas.com)

INDIA, KOMPASTV - Angka infeksi Covid 19 di India melonjak ke level terparah pada Minggu (11/4/2021), sebagaimana diwartakan AFP. Hal tersebut membuat India memutuskan untuk  tidak mengekspor obat remdesivir.

Negara dengan penduduk terpadat ke-2 di dunia tersebut mengalami peningkatan tajam kasus Covid 19 dalam beberapa pekan terakhir.

India mencatat 152 ribu kasus baru dengan jumlah yang terinfeksi mencapai 13,3 juta orang. Oleh karena lonjakan kasus tersebut, permintaan obat corona dari rumah sakit pun meroket., sehingga pemerintah India memutuskan menghentikan ekspor remdesivir.

Kementerian Kesehatan mengatakan lonjakan kasus itu menyebabkan tingginya permintaan  untuk obat antivirus secara mendadak.

"Ada potensi peningkatan lebih lanjut dalam permintaan ini dalam beberapa hari mendatang," demikian pernyataan dari Kementerian Kesehatan India.

Menurut informasi dari Kementerian Kesehatan India,  mengatakan bahwa larangan ekspor akan diberlakukan sampai situasi membaik.

Baca Juga: BPOM Izinkan Peredaran Obat Antivirus Impor untuk Pasien Covid-19 Berat, Harganya Rp3 Juta

Penulis : Fransisca Natalia | Editor : Iman Firdaus





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
19:06
MUI MENDORONG AGAR SETIAP NEGARA UPAYAKAN PERDAMAIAN ANTARA ISRAEL DAN PALESTINA   MUI MENGECAM KEKERASAN YANG DILAKUKAN POLISI ISRAEL TERHADAP WARGA PALESTINA   ISRAEL KERAHKAN 5.000 TENTARA CADANGAN DI TENGAH KONFLIK DENGAN MILITAN GAZA   PRESIDEN JOKOWI DESAK DEWAN KEAMANAN PBB TANGANI KONFLIK ISRAEL DAN PALESTINA   ARKEOLOG MESIR TEMUKAN 250 KUBURAN BATU DI SUHAJ ATAU SOHAG BERUSIA 4.200 TAHUN   AS BERSEDIA BERBAGI VAKSIN COVID-19 DENGAN KOREA UTARA UNTUK MEMERANGI PANDEMI KORONA   MUI SUMATERA UTARA IMBAU MASYARAKAT TIDAK GELAR TAKBIR KELILING PADA MALAM IDUL FITRI   KEMENAG DIY BATASI KHOTBAH SHALAT ID MAKSIMAL HANYA 20 MENIT GUNA KURANGI INTENSITAS WARGA BERKUMPUL DI SATU TEMPAT   MASJID GEDHE KAUMAN DIY SIAP GELAR SHALAT ID DENGAN PROKES KETAT DAN JUMLAH JEMAAH MAKSIMAL 600 ORANG   POLDA METRO JAYA GELAR OPERASI SKALA BESAR PENGAMANAN LARANGAN TAKBIR KELILING DI JAKARTA   POLDA METRO JAYA AKAN TERJUNKAN PERSONEL UNTUK JAGA KEAMANAN DI SEKITAR LOKASI WISATA DI JAKARTA   POLISI AKAN BUKA TUTUP AKSES LALU LINTAS KENDARAAN KE TEMPAT WISATA DI JAKARTA SAAT LIBUR LEBARAN   HINGGA HARI INI, POSKO THR KEMNAKER TERIMA 2.897 LAPORAN DI ANTARANYA 2.205 PENGADUAN THR DAN 692 KONSULTASI THR   MENTERI BUMN ERICK THOHIR BENTUK PANITA ANTAR-KEMENTERIAN UNTUK SUSUN RANCANGAN PP PENGGABUNGAN BUMN PANGAN