Kompas TV nasional peristiwa

Mogok Kerja karena Upah Murah, Curhat Kurir Shopee Bawa Bertumpuk Paket, dan Dimarahi Pelanggan

Senin, 12 April 2021 | 18:21 WIB
mogok-kerja-karena-upah-murah-curhat-kurir-shopee-bawa-bertumpuk-paket-dan-dimarahi-pelanggan
Gambar kurir Shopee membawa tumpukan barang-barang antara. Para kurir Shopee di wilayah Bandung Raya melakukan mogok kerja karena upah murah. (Sumber: Twitter/@PandaPindi21)

“Jika upah mereka diturunkan jadi 1.500 setiap paket yang mereka kirim ke konsumen, maka kondisi kerja mereka akan semakin berat. Rata-rata 1 paket diantar ke konsumen itu membutuhkan waktu 10 menit, jadi anggap saja 6 paket/jam. 8 jam= 48 paket= 72.000. Motor & bensin dari driver,” beber Arif.

“10 menit per paket itu jikalau letak penerima paket jaraknya berdekatan. Jika agak jauh bisa sampai menghabiskan waktu 30 menit/paket. Belum lagi harus menghubungi penerima yang kadang tidak di rumah atau alamatnya salah. Bisa dibayangkan begitu menguras energinya pekerjaan ini,” tambahnya.

Menurut Arif, upah murah ini tak sebanding dengan pekerjaan mereka. Bahkan bila Shopee mengadakan promo belanja, kurir bisa mengantarkan hingga 125 paket per hari.

“Jika paketan menumpuk, apalagi saat promo, maka setiap rider bisa harus mengirimkan 125 paket/hari. Sehingga, harus membuatnya kerja lebih dari 14 jam,” ungkap Arif.

Arif pun membeberkan, kurir ini bekerja layaknya buruh formal atau karyawan. Padahal, status mereka adalah “mitra”.

Baca Juga: Mengenal Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP), Ini Syarat dan Manfaatnya

“Ada sistem kerja shift di Shopee Ekspress & target pengiriman paket. Jadi, walaupun diklaim sebagai 'mitra', cara kerja mereka layaknya pekerja formal atau sebagai karyawan,” jelasnya.

Ia pun menuding status mitra ini sebagai cara Shopee menghindar dari kewajiban membayar upah sesuai UMR, pesangon, jaminan kesehatan, upah lembur. Status ini, kata Arif, juga membuat pekerja rentan tidak mendapat hak libur yang layak dan jam kerja manusiawi 8 jam per hari.

Penulis : Ahmad Zuhad | Editor : Hariyanto Kurniawan





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
16:06
TINJAU VAKSINASI COVID-19 DI TANGERANG SELATAN, WAPRES TEGASKAN PEMERINTAH INGIN PERCEPAT “HERD IMMUNITY”   WAPRES MA'RUF AMIN MENINJAU PELAKSANAAN VAKSINASI COVID-19 MASSAL YANG DIGELAR DI SPORT CENTER, TANGERANG SELATAN   TIM DENSUS 88 TANGKAP 13 TERDUGA TERORIS DI RIAU YANG MERUPAKAN BAGIAN DARI JARINGAN JEMAAH ISLAMIYAH   PEMKAB PONOROGO BERKOLABORASI DENGAN KEMENSOS UNTUK ATASI MASALAH DISABILITAS INTELEKTUAL    POLISI SEBUT KELUARGA MUSISI ANJI MENGAJUKAN REHABILITASI TERKAIT PENYALAHGUNAAN NARKOBA    POLISI SEBUT MUSISI ANJI MENGAKU MENGONSUMSI NARKOBA SEJAK SEPTEMBER 2020    MUSISI ANJI JADI TERSANGKA KASUS NARKOBA DAN TENGAH DITAHAN DI RUTAN MAPOLRES JAKARTA BARAT    ICW: HUKUMAN JAKSA PINANGKI SEHARUSNYA DIPERBERAT, KARENA TERLIBAT KORUPSI SUAP DAN PENCUCIAN UANG   ICW: PEMANGKASAN VONIS HUKUMAN PINANGKI SIRNA MALASARI OLEH PENGADILAN TINGGI JAKARTA RUSAK AKAL SEHAT PUBLIK    TIGA VARIAN VIRUS KORONA YANG DITEMUKAN DI JAKARTA ASAL INGGRIS, BETA ASAL AFRIKA SELATAN, DAN DELTA ASAL INDIA    KADINKES DKI WIDYASTUTI MENYATAKAN SAAT INI SUDAH DITEMUKAN TIGA VARIAN BARU VIRUS KORONA DI JAKARTA    PT FREEPORT INDONESIA MULAI VAKSINASI COVID-19 UNTUK 38.000 KARYAWAN BESERTA KELUARGA    PEMKAB MADIUN EVAKUASI 89 WARGA DESA BANTENGAN DAN MOJOPURNO YANG POSITIF KORONA KE RSUD DOLOPO    SEBANYAK 89 WARGA DARI 2 DESA DI KECAMATAN WUNGU, MADIUN, POSITIF COVID-19 SETELAH HADIRI HAJATAN PERNIKAHAN