Kompas TV nasional sapa indonesia

Siklon Tropis Odette Sudah Terdeteksi, BMKG Peringatkan Warga Jawa dan Bali untuk Waspada

Sabtu, 10 April 2021 | 11:07 WIB

KOMPAS.TV - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan potensi cuaca ekstrem di wilayah Indonesia dalam beberapa hari ke depan.
 
Setelah siklon tropis atau badai seroja yang merusak sebagian wilayah Nusa Tenggara Timur disebut telah menjauhi Indonesia.

Sebelumnya, BMKG telah mendeteksi bibit Siklon 90s atau Siklon Tropis Odette, sejak 2 April 2021.

BMKG menjelaskan, Siklon Odette muncul bersamaan dengan Badai Seroja.

Siklon Tropis Odette ini berawal dari bibit siklon 90s di Samudra Hindia. Posisi Siklon Tropis Odette, dipantau pada Jumat (9/4) berada di 14 derajat Lintang Selatan (LS) dan 107 derajat bujur Timur (BT), atau sekitar 780 km selatan barat daya dari Cilacap.

"Kami sampaikan kepada masyarakat Indonesia untuk mengantisipasi dampak tidak langsung, karena posisinya sudah cukup jauh sekitar 780 kilometer, tetapi masih dapat memberikan dampak tidak langsung ke wilayah Indonesia. Terutama berupa gelombang sangat tinggi dapat mencapai ketinggian 4-6 meter di wilayah perairan Samudera Hindia," ujar Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam konferensi pers virtual yang dipantau di Jakarta, Jumat (9/4/2021).

Rita mengatakan, dampak Siklon Tropis Odette tersebut mengakibatkan gelombang perairan di sebelah barat Bengkulu hingga sebelah barat Lampung, kemudian sebelah selatan Jawa mulai dari Jawa Barat sampai Jawa Timur, sebelah selatan Bali, dan sebelah Selatan Nusa Tenggara Barat.

Sebelumnya, Siklon Seroja telah menyebabkan banjir bandang di NTT dan hingga Jumat (9/4) tercatat korban meninggal dunia sebanyak 165 orang. Sementara korban hilang sebanyak 45 orang. 

Untuk penjelasan lebih lanjut terkait dampak Siklon Odette dan Siklon Seroja, simak pembahasan selengkapnya bersama Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto dan Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB, Raditya Jati.

Penulis : Anjani Nur Permatasari





BERITA LAINNYA


Musik

Sheila On 7 – Dan

Minggu, 2 Mei 2021 | 18:04 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
18:12
UKRAINA TEKEN KONTRAK 10 JUTA DOSIS TAMBAHAN VAKSIN COVID-19 PFIZER    WALI KOTA SOLO GIBRAN RAKABUMING COPOT LURAH GAJAHAN YANG DIDUGA TERLIBAT PUNGLI ZAKAT BERSAMA LINMAS    MENDIKBUD RISTEK NADIEM MAKARIM AKAN TERUS PERBAIKI PENDIDIKAN DI INDONESIA MELALUI PROGRAM MERDEKA BELAJAR    FSGI DORONG KEMENDIKBUD BERSINERGI DENGAN PEMDA UNTUK MEMASTIKAN TERLAKSANANYA PROSES PEMBELAJARAN   PERINGATI HARDIKNAS, FSGI KRITIK SEJUMLAH KEBIJAKAN PEMERINTAH SOAL PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN DI MASA PANDEMI   KEMENTAN: DENGAN ADANYA KARTU TANI, PETANI YANG INGIN MENDAPATKAN PUPUK BERSUBSIDI AKAN DIPERMUDAH   KEMENTAN DISTRIBUSIKAN 175 KARTU TANI KEPADA PARA PETANI DI GOR DESA GEREBA, KABUPATEN CIAMIS, JAWA BARAT   DINAS PARIWISATA DAN KEBUDAYAAN JAWA BARAT: KAPASITAS PENGUNJUNG WISATA DI JABAR MAKSIMAL 50 PERSEN   BPTJ: TERMINAL BUS DI JABODETABEK TIDAK MELAYANI BUS AKAP DAN AKDP SELAMA MASA LARANGAN MUDIK   BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL HADIRKAN LAYANAN GERAI ZAKAT DI 11 MAL YANG TERSEBAR DI DKI JAKARTA   ANGGOTA KOMISI IV DPR I MADE URIP MINTA MABES POLRI BERANTAS PENAMBANGAN BATUBARA ILEGAL DI BERAU, KALTIM   MENKEU SRI MULYANI PASTIKAN PEMERINTAH BERTEKAD WUJUDKAN REFORMASI STRUKTURAL DI BIDANG PENDIDIKAN   LARANGAN MUDIK LEBARAN, PT KAI PALEMBANG TIDAK JUAL TIKET KERETA API JARAK JAUH MULAI 6-17 MEI 2021   DUKUNG LARANGAN MUDIK LEBARAN, JASA RAHARJA PEKALONGAN LUNCURKAN PROGRAM "MUDIK ONLINE AMAN DAN ENAK 2021"