Kompas TV nasional kesehatan

Waspadai Masker Abal-Abal dengan Embel-Embel Harga Murah!

Jumat, 9 April 2021 | 16:03 WIB
waspadai-masker-abal-abal-dengan-embel-embel-harga-murah
 Arianti Anaya, Plt Dirjen Kefarmasian dan Alat Kesehatan (Farmalkes) Kemenkes minta masyarakat waspada masker palsu (Sumber: pixabay.com/leo2014)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Peredaran masker tidak berkualitas ini mengkhawatirkan para nakes yang bertugas mengangani pandemi.

Pasalnya, menurut surat rekomendasi BNPB yang mengacu pada Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Penetapan Darurat Kesehatan Masyarakat Covid-19 dan Keppres Nomor 12 Tahun 2020 tentang Penetapan Bencana Nonalam Penyebaran Covid-19, membuat masker impor ke Indonesia melimpah. 

Hal itulah yang dimanfaatkan beberapa distributor dan pedagang untuk mengedarkan masker tak berstandar.

Mereka mengemas ulang produk impor, mengelabuhi calon pembeli dengan label lembaga pemerintah, hingga mengecoh konsumen dengan standar filtrasi palsu.

Baca Juga: Waspada! Peredaran Masker Medis Palsu di Masyarakat

“Ini konsen kami, karena terlalu banyak gugur karena Covid-19. Masalahnya kualitas (masker) di sini menyangkut dengan nyawa orang,” Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia, Prof Dr Zubairi Djoerban, seperti dilansir dari Kompas.id.

Sayangnya, maksud baik pemerintah untuk memenuhi masker di dalam negeri tidak sejalan dengan kondisi di lapangan. Saking banyaknya masker di pasaran, sebagian nakes tertipu dengan mendapatkan masker non medis. 

Kemasan dalam kardus dilabeli logo Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan izin produksi Kementerian Kesesehatan (Kemenkes).

Ari, salah satu pegawai PT Berkah Bersama Alkindo, menjelaskan masker dengan merk V-Shine itu memang tidak memiliki izin edar dari Kemenkes.

Namun dia menekankan bahwa produknya telah mendapat izin dari BNPB.

Penulis : Fransisca Natalia | Editor : Eddward S Kennedy

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
17:52
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19