Kompas TV nasional kompas pagi

Kepala BPBD NTT Thomas Bangke Dicopot dari Jabatan Karena Dinilai Lamban Tanggapi Bencana

Jumat, 9 April 2021 | 08:51 WIB
kepala-bpbd-ntt-thomas-bangke-dicopot-dari-jabatan-karena-dinilai-lamban-tanggapi-bencana
Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, saat diwawancarai sejumlah wartawan di Hotel Sasando Kupang, Jumat (5/4/2019) (Sumber: KOMPAS.com/SIGIRANUS MARUTHO BERE)

KUPANG, KOMPAS.TV - Penanganan bencana di NTT belum usai, namun Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Thomas Bangke resmi dicopot dari jabatannya pada Rabu (7/4/2021).

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Laiskodat menilai bahwa kinerja Thomas kurang cepat dalam merespon bencana.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah NTT, Benekdiktus Polo Maing yang mengonfirmasi alasan gubernur mencopot jabatan Kepala BPBD.

Baca Juga: Beredar Video Sejumlah Sapi Terbawa Hanyut Disebut Banjir NTT, Faktanya...

"Berdasarkan penilaian Pak Gubernur, Kepala BPBD kurang cepat merespons kondisi tanggap darurat bencana saat ini," tuturnya, dikutip dari Kompas.com, Jumat (9/4/2021).

Lebih lanjut, Jubir Pemerintah Provinsi NTT, Marius Ardu Jelamu menyampaikan bahwa Gubernur menginginkan pejabat yang cekatan terlebih saat terjadi bencana yang menyangkut nyawa banyak orang.

"Dalam penilaian Bapak Gubernur, ini kan masa darurat atau emergensi sehingga Bapak Gubernur ingin bekerja lebih cepat dan responsif," ungkap Marius.

Baca Juga: Siklon Tropis Alami Peningkatan, Jawa Tengah dan 4 Wilayah Lainnya Diminta Waspada

Selanjutnya, posisi Thomas akan digantikan sementara oleh Kepala Dinas Perhubungan, Isyak Nuka.

Hingga saat ini, bencana banjir dan tanah longsor di NTT sudah menelan 71 korban meninggal. 5 dalam pencarian dan ribuan rumah rusak parah.

Penulis : Dian Nita | Editor : Iman Firdaus

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
23:11
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19