Kompas TV nasional politik

5 Hari Setelah SP3 Kasus BLBI, Presiden Jokowi Terbitkan Keppres Buat Buru Aset

Jumat, 9 April 2021 | 00:13 WIB
5-hari-setelah-sp3-kasus-blbi-presiden-jokowi-terbitkan-keppres-buat-buru-aset
Tersangka Sjamsul Nursalim selaku pemegang saham pengendali Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI) dalam kasus SKL BLBI (Sumber: Kompas.com)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Presiden Joko Widodo menerbitkan Keputusan Presiden Nomor 6 Tahun 2021 tentang Satgas Penanganan Hak Tagih Negara terhadap BLBI.

Keppres tersebut diterbitkan pada 6 April 2021, atau lima hari setelah KPK menghentikan penyidikan kasus SKL BLBI dengan tersangka Sjamsul Nursalim selaku pemegang saham pengendali Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI) dan istri, Itjih Samsul Nursalim diumumkan KPK pada 1 April 2021.

Menkopolhukam Mahfud MD menjelaskan Keppres tersebut untuk memburu aset dari kasus yang telah dihentikan oleh KPK.

Baca Juga: Polemik SP3 Kasus BLBI, Jadi Salah Satu Upaya Pelemahan KPK?

Menurut Mahfud aset-aset karena utang perdata terkait BLBI jumlahnya mencapai Rp108 triliun.

“Di dalam Keppres tersebut ada lima menteri ditambah Jaksa Agung dan Kapolri yang ditugasi mengarahkan Satgas untuk melakujan penagihan dan pemrosesan semua jaminan agar segera jadi aset negara,” tulis Mahfud di akun Twitter pribadinya, Kamis (8/4/2021).

Mahfud menambahkan dengan adanya Keppres tersebut pemerintah akan menagih dan memburu aset-aset utang terkait BLBI.

Penulis : Johannes Mangihot | Editor : Hariyanto Kurniawan





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
11:51
MENTERI KESEHATAN BELANDA: PELUNCURAN VAKSIN COVID-19 JOHNSON & JOHNSON BELUM PASTI   JPU HADIRKAN 5 SAKSI DALAM SIDANG KASUS TES USAP PALSU RIZIEQ SHIHAB, SALAH SATUNYA WALI KOTA BOGOR BIMA ARYA   MUNCUL BIBIT SIKLON TROPIS 94W, BPBD DKI KELUARKAN PERINGATAN CUACA EKSTREM BERKISAR ANTARA 15-16 APRIL 2021   DPRD MALUKU IMBAU MASYARAKAT PATUHI LARANGAN MUDIK LEBARAN   KAPOLDA SUMATERA BARAT DUKUNG PELAKSANAAN "EVENT" OLAHRAGA DENGAN PROTOKOL KESEHATAN KETAT   WAKIL GUBERNUR PAPUA: MASYARAKAT SEKITAR "VENUE" PON WAJIB VAKSINASI COVID-19   WAKIL KETUA KOMITE I DPD FERNANDO SINAGA INGATKAN PEMPROV KALTARA ENTASKAN 208 DESA TERTINGGAL   IDI SEBUT VAKSIN TIONGKOK MASIH LAYAK DIGUNAKAN, EFIKASI MASIH DI ATAS AMBANG BATAS YANG DITETAPKAN WHO    MRT JAKARTA IZINKAN PENUMPANG BERBUKA PUASA DI DALAM GERBONG KERETA DENGAN AIR PUTIH DAN KURMA   DINAS KESEHATAN DKI JAKARTA: JANGAN TAKUT VAKSINASI SELAMA BERPUASA   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN INGATKAN KPK JANGAN JADI ALAT POLITIK DAN KEKUASAAN   KEJAR ASET OBLIGOR BLBI, PEMERINTAH SIAPKAN UPAYA GIJZELING ATAU PENYANDERAAN BADAN   GUBERNUR DKI ANIES BASWEDAN BERUPAYA TUNTASKAN VAKSINASI WARGA LANSIA DI JAKARTA SEBELUM HARI RAYA IDUL FITRI   WEBINAR "BAHASA & KALIMAT EFEKTIF" BERSAMA PENYELARAS BAHASA HARIAN KOMPAS DI INSTITUTE.KOMPAS.ID!