Kompas TV nasional politik

Marzuki Alie Sindir SBY Lagi: Produk Nggak Bagus-Bagus Amat tapi Dibeli Masyarakat

Kamis, 8 April 2021 | 10:34 WIB
marzuki-alie-sindir-sby-lagi-produk-nggak-bagus-bagus-amat-tapi-dibeli-masyarakat
Mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Demokrat Marzuki Alie meninggalkan gedung KPK usai diperiksa di Jakarta, Senin (8/1). (Sumber: ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN)

 

JAKARTA, KOMPAS.TV - Polemik Partai Demokrat tampaknya belum menemui jalan damai. Mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Demokrat Marzuki Alie bahkan kembali menggulirkan sindiran tajam atas fenomena partai bintang mercy itu.

 

Dia menilai bahwa banyak sekali narasi-narasi dungu yang membuat bertanya-tanya apa benar mereka ini hasil dari proses pendidikan yang salah.

Lebih lanjut, Marzuki mengumpamakan, ada produk yang tidak begitu bagus namun laku di masyarakat.

Baca Juga: Cuitan Andi Arief Sindir Marzuki Alie, Takut Jejak Kudeta Dibuka di Persidangan

"Saya hanya ingin mengumpakan, ada produk yang gak bagus2 amat, tapi karena keahlian dalam memasarkan, produk itu dibeli masyarakat. Itulah cintoh sby barang bagus," ujar Marzuki melalui akun Twitter pribadinya @marzukialie_MA, Rabu (7/4/2021).

Artinya, Marzuki mengatakan, ada barang bagus di masyarakat, tapi karena tak bisa memasarkan, dan tak ada jaringan distribusi yang kuat, maka belum tentu dikenal oleh pasar.

"Itulah guna belajar marketing. Untuk politik ada konsentrasi marketing politik. Dengan online saja saat ini gak gampang," katanya.

Pria yang juga mantan Ketua DPR RI itu juga menyinggung Pilpres 2004 lalu.

Penulis : Fadhilah | Editor : Iman Firdaus

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
07:22
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19