Kompas TV internasional kompas dunia

Tak Terima Mahkotanya Dicopot Paksa, Pemenang Kontes Kecantikan Sri Lanka Akan Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 7 April 2021 | 17:27 WIB
tak-terima-mahkotanya-dicopot-paksa-pemenang-kontes-kecantikan-sri-lanka-akan-tempuh-jalur-hukum
Detik-detik saat pemenang kontes Mrs Sri Lanka World 2019 Caroline Jurie (kedua dari kiri) mencopot mahkota yang dikenakan pemenang pertama kontes itu tahun ini, Pushpika De Silva (ketiga dari kanan) di atas panggung, (Sumber: bbc.com )

KOLOMBO, KOMPAS.TV – Kontes kecantikan terbesar di Sri Lanka yang digelar pada Minggu (4/4/2021) lalu berakhir dramatis dengan sebuah insiden pencopotan mahkota di atas panggung.

Melansir The Associated Press pada Rabu (7/4/2021), pemenang kontes kecantikan “Mrs. Sri Lanka World” tahun ini, Pushpika De Silva, mengalami cedera di kepala usai insiden itu.

Dalam kontes kecantikan yang disiarkan secara langsung secara nasional di Sri Lanka pada Minggu (4/4/2021) malam lalu itu, De Silva dinyatakan sebagai pemenang kontes.

Namun, tak lama kemudian, pemenang kontes tahun 2019, Caroline Jurie, tiba-tiba naik ke atas panggung dan menyatakan bahwa De Silva tak layak dianugerahi mahkota karena ia bercerai.  

Baca Juga: Han Lay, Miss Myanmar yang Suarakan Perjuangan Rakyat Myanmar di Kontes Kecantikan Dunia

"Dalam kontes ini, ada peraturan yang menyebut bahwa Anda harus menikah dan tidak bercerai. Jadi, saya akan mengambil langkah pertama dan menyatakan bahwa mahkota akan dianugerahkan pada pemenang kedua," ucap Jurie di atas panggung.

Jurie lalu mencopot paksa mahkota yang dikenakan De Silva dan memahkotai pemenang kedua di atas panggung.

De Silva yang tak bisa menahan tangis, memilih turun dari atas panggung.

Mahkota dan hadiah bagi pemenang pertama kontes kecantikan itu kini telah dikembalikan ke De Silva, setelah pihak penyelenggara mengonfirmasi bahwa De Silva bukanlah janda.

Pihak penyelenggara juga telah meminta maaf pada De Silva, yang membenarkan bahwa ia memang berpisah dengan suaminya, tapi tidak bercerai.

Penulis : Vyara Lestari | Editor : Deni Muliya

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
16:20
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19