Kompas TV internasional kompas dunia

Beredar Foto dan Video Cabul Perempuan Telanjang di Balkon, Polisi Dubai Tangkap Sekelompok Orang

Senin, 5 April 2021 | 06:01 WIB
beredar-foto-dan-video-cabul-perempuan-telanjang-di-balkon-polisi-dubai-tangkap-sekelompok-orang
Kabut pagi tampak menyelimuti gedung-gedung pencakar langit di Distrik Marina dan Jumeirah di Dubai, Uni Emirat Arab (UAE). Foto diambil pada 5 Oktober 2015. (Sumber: AP Photo/Kamran Jebreili, File)

DUBAI, KOMPAS.TV – Polisi Dubai menangkap sekelompok orang atas tuduhan kebejatan publik, menyusul sebuah video yang beredar luas yang memperlihatkan sejumlah perempuan telanjang berpose di sebuah balkon di kota itu.

Di Uni Emirat Arab (UAE), pelanggaran hukum kesusilaan publik, termasuk aksi telanjang dan perilaku tak senonoh lainnya, terancam hukuman 6 bulan penjara dan denda sebesar 5.000 dirham (atau senilai hampir Rp 20 juta). Penyebarluasan materi pornografi juga bisa dihukum kurungan penjara dan denda besar di bawah hukum negara yang berdasarkan hukum Islam atau Syariah.

Baca Juga: Resmi Menikah, Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah Berencana Honeymoon ke Dubai

Pada Sabtu malam (3/4/2021), sejumlah video dan foto yang memperlihatkan sekitar selusin perempuan telanjang tengah berbaris di sebuah balkon di kawasan kelas atas Marina di siang hari bolong, tersebar di media sosial.

Harian negara The National menyebut aksi itu tampaknya merupakan aksi publik, tanpa merinci lebih lanjut. Sementara The Sun menyebut, ke-15 model dalam pemotretan telanjang itu tengah ambil bagian dalam aksi publik untuk sebuah website Israel.    

Baca Juga: Canggih! Bandara Dubai Gunakan Biometrik Iris Mata Untuk Kenali Identitas Penumpang

Beredar luasnya foto-foto dan video tersebut jelas mengejutkan negara yang terdiri dari 7 federasi kerajaan Arab itu. Pasalnya, di Dubai, bahkan perilaku yang lebih jinak seperti berciuman di depan publik atau minum minuman beralkohol tanpa ijin pun, telah membuat orang-orang dipenjara. Kepolisian Dubai menyatakan telah menangkap sejumlah orang terkait video “tak senonoh” itu dan mengajukan mereka  untuk dituntut secara publik.

Penulis : Vyara Lestari





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
07:25
KURANG DARI 100 HARI OLIMPIADE TOKYO, JEPANG KEMBALI PERPANJANG MASA DARURAT COVID-19    PFIZER DONASIKAN VAKSIN COVID-19 BAGI ATLET DAN OFISIAL DI PERHELATAN OLIMPIADE TOKYO    ISIS KLAIM BERTANGGUNG JAWAB DALAM SERANGAN BOM TERHADAP KETUA PARLEMEN DAN MANTAN PRESIDEN MALADEWA, M NASHEED    DINKES NGANJUK, JATIM, SIAPKAN 2.000 ALAT TES CEPAT ANTIGEN UNTUK 3 POS PENYEKATAN LARANGAN MUDIK    MANAJEMEN PELAKSANA PROGRAM KARTU PRAKERJA PASTIKAN KUOTA GELOMBANG 17 AKAN TERSEDIA SEBANYAK 44.000 ORANG    WALI KOTA SEMARANG HENDRAR PRIHADI IMBAU MASYARAKAT SHALAT ID DI MASJID TERDEKAT DENGAN PROKES KETAT    DISDIK DKI PASTIKAN SELURUH PROSES PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) 2021 DILAKUKAN SECARA DARING    KEMENHUB: PELARANGAN MUDIK LEBARAN TETAP BERLAKU DI WILAYAH AGLOMERASI    KEMENAKER KERAHKAN PENGAWAS KETENAGAKERJAAN YANG BERADA DI PUSAT DAN DAERAH AWASI PELAKSANAAN PEMBAYARAN THR    MENAKER IDA FAUZIYAH MINTA PEMDA SANKSI TEGAS PELANGGAR ATURAN THR    MENAKER IDA FAUZIYAH SEBUT POSKO THR KEAGAMAAN 2021 TERIMA 899 ADUAN THR    MANTAN KETUA KPK BUSYRO MUQODDAS MENILAI SOAL DALAM TES WAWASAN KEBANGSAAN KPK TAK SESUAI DENGAN NILAI KEBANGSAAN    MA: HUKUMAN PENJARA DJOKO SUSILO TETAP 18 TAHUN PENJARA DENGAN DENDA RP 1 MILIAR    MA MINTA KPK KEMBALIKAN KELEBIHAN HASIL LELANG DAN BARANG BUKTI MILIK DJOKO SUSILO