Kompas TV nasional berita utama

Moeldoko Gagal Jadi Ketum Demokrat yang Sah, Yasonna Sarankan untuk Gugat ke Pengadilan

Rabu, 31 Maret 2021 | 15:43 WIB
moeldoko-gagal-jadi-ketum-demokrat-yang-sah-yasonna-sarankan-untuk-gugat-ke-pengadilan
Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly saaty membacakan putusan permohonan hasil KLB Partai Demokrat di Deli Serdang (Sumber: Tangkapan layar YouTube Kompas TV)

JAKARTA, KOMPAS.TV- Moeldoko dipastikan gagal menjadi Ketua Umum Partai Demokrat yang sah.

Pasalnya, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Yasonna Laoly memastikan pihak Moeldoko tidak bisa mengajukan kembali permohonan pengesahan AD/ART hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat.

“Dengan dokumen yang ada tentunya tidak mungkin lagi,” tegas Yasonna Laoly, Rabu (31/3/2021).

“Dengan peristiwa yang kita sudah teliti, tidak memenuhi (ketentuan -red) kalau nanti mau dibuat lagi yang lebih memenuhi itu bukan urusan kami,” tambahnya.

Baca Juga: Dituding Memecah Belah Partai Demokrat, Yasonna Laoly: Pemerintah Bertindak Objektif dan Transparan

Yasonna lebih lanjut mengatakan, jika ada argumentasi yang disampaikan kepadanya bahwa AD/ART bertentangan dengan undang-undang partai politik itu silakan diuji di pengadilan.

“Tapi bukan di tempat kami, tapi diuji di pengadilan saja, di luar ranah kami. Tadi kan Pak Menko Polhukam Mahfud MD bilang ini kan ranah hukum administrasi,” ucap Yasonna Laoly.

“Jadi menguji anggaran dasarnya itu ya di pengadilan. Apakah bertentangan dengan UU Parpol atau tidak silakan saja itu hak-hak setiap kader Demokrat,” lanjutnya.

Baca Juga: Pemerintah Dituding Lambat Putuskan Hasil KLB Partai Demokrat, Ini Jawaban Mahfud MD

Sebelumnya Yasonna Laoly mengatakan, pihaknya menggunakan rujukan AD/ART yang terdaftar dan telah disahkan serta dicatatkan di Kementerian Hukum dan HAM tahun 2020 untuk memutus permohonan hasil KLB Partai Demokrat.

Penulis : Ninuk Cucu Suwanti | Editor : Deni Muliya

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Level PPKM Turun, Ekonomi Menggeliat

Selasa, 26 Oktober 2021 | 20:55 WIB
Berita Daerah

Warga Tewas Diterkam Harimau

Selasa, 26 Oktober 2021 | 20:47 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
21:07
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19