Kompas TV nasional peristiwa

Polisi Tangkap Terduga Teroris di Sejumlah Daerah Usai Bom di Makassar

Selasa, 30 Maret 2021 | 15:32 WIB

KOMPAS.TV - Polisi dan Tim Densus 88 Antiteror melakukan penangkapan terduga teroris di sejumlah daerah tepat sehari pasca bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar.

Selain di Jakarta, penangkapan juga terjadi di Nusa Tenggara Barat, Bekasi dan Sukabumi.

Pasca bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makassar, Polri bertindak cepat untuk mengungkap jaringan pelaku teror yang melukai sedikitnya 20 orang ini.

Penangkapan terduga teroris pun dilakukan di sejumlah daerah di Tanah Air.

Di Bima, Nusa Tenggara Barat, Tim Densus 88 menangkap 5 orang terduga teroris yang merupakan warga Kelurahan Penatoi, Kecamatan Mpuda, Kota Bima dan Pasar Kota Bima.

Salah satu terduga yang ditangkap merupakan seorang guru.

Penggeledahan dan penangkapan terduga teroris terus berlanjut di sejumlah tempat, termasuk di Sukabumi, Jawa Barat.

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti seperti bahan peledak dan senjata tajam dari
sebuah rumah di Kampung Limbangan, Desa Cibodas, Kecamatan Bojong Genteng.

Polisi menyebut tempat yang digeledah adalah rumah orangtua terduga teroris yang ditangkap di Jakarta.

Di hari yang sama, polisi juga melakukan penangkapan terduga teroris di 2 lokasi berbeda.

Di Condet Jakarta Timur dan Cibarusah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat ada 4 terduga teroris yang ditangkap dalam penggerebekan di 2 lokasi ini.

2 dari 4 terduga teroris ini diduga pernah mendatangi Pengadilan Negeri Jakarta Timur saat digelarnya sidang Rizieq Shihab, seperti yang kami kutip dari laman Kumparan.com.

Keduanya juga memiliki peran penting dalam kepengurusan FPI.

Dari penggerebekan di Condet dan di Kabupaten Bekasi, polisi menemukan 5 bom aktif yang berdaya ledak tinggi.

Kelima bom aktif sudah diledakkan Tim Gegana karena mudah terpicu untuk meledak.

Tak hanya itu, polisi juga menemukan 5 wadah yang berisi bahan peledak seberat 3,5 kilogram. Jika dirakit, bisa menjadi 70 buah bom.

Penulis : Luthfan

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:51
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19