Kompas TV bisnis ekonomi dan bisnis

Wapres Ma'ruf Amin Minta BWI Maksimalkan Sertifikasi Tanah Wakaf

Selasa, 30 Maret 2021 | 12:41 WIB
wapres-ma-ruf-amin-minta-bwi-maksimalkan-sertifikasi-tanah-wakaf
Wapres rakornas kepegawaian (Sumber: KIP-Setwapres)

JAKARTA, KOMPAS.TV- Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta Badan Wakaf Indonesia (BWI) sebagai regulator pengelolaan wakaf, dapat memperbaiki tata kelola wakaf di Indonesia.

Menurut Ma'ruf, masih banyak masalah yang ditemukan dalam pengelolaan wakaf. Salah satunya adalah sertifikasi aset tanah wakaf. Hal itu ia sampaikan di acara Rapat Koordinasi Nasional BWI, Selasa (30/3/2021).

"Tanah wakaf yang belum bersertifikat, berpotensi menimbulkan sengketa baik dari ahli waris maupun pihak lain, dan bahkan berubah statusnya menjadi bukan wakaf," kata Ma'ruf.

Berdasarkan data aset wakaf nasional, dari total tanah wakaf 397.322 persil, baru 60,22% yang sudah bersertifikat. Penyebabnya adalah banyaknya kendala dalam proses sertifikasi.

Baca Juga: Wakafkan Tanah Seluas 6 Hektar untuk Pesantren, Baim Wong: Aku Mau Bangun Pakai Jerih Payah

Diantaranya minimnya pemahaman tentang pengamanan aset wakaf, prosedur sertifikasi yang masih menyulitkan, dan biaya sertifikasi yang harus dikeluarkan.

"Khusus mengenai biaya sertifikasi tanah wakaf, saya minta agar forum ini mengusulkan agar pemerintah memberikan pembebasan biaya sebagaimana yang telah diterapkan oleh Kementerian ATR/BPN dalam Program Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL)," jelas Ma'ruf.

Wapres juga mendorong agar BWI memanfaatkan teknologi digital, untuk memudahkan pengumpulan dan penyaluran wakaf.

"Ada beberapa platform digital yang dapat digunakan antara lain melalui sistem QR Code, platform pembayaran digital atau e-wallet serta proses auto debit rekening perbankan, baik melalui e-banking maupun mobile banking," ujarnya.

Baca Juga: Sri Mulyani Jawab Serangan Warganet Termasuk Rizal Ramli Soal Dana Wakaf, Sertakan Potongan Ayat

Penulis : Dina Karina | Editor : Purwanto

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Pencuri Modus Tolong Korban Kecelakaan

Jumat, 24 September 2021 | 15:41 WIB
Berita Daerah

Ditangkap, Preman Ini Menangis

Jumat, 24 September 2021 | 15:39 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
15:44
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19