Kompas TV nasional gelar perkara

Prostitusi Online di Solo Libatkan Anak di Bawah Umur, Diawali dari Berteman di Medsos

Minggu, 28 Maret 2021 | 23:57 WIB

KOMPAS.TV - Berwaspadalah bagi kamu yang memiliki anak yang sering menggunakan media sosial. Pasalnya, Polresta Solo berhasil mengungkap prostitusi online yang melibatkan anak di bawah umur.

Para korban prostitusi online ini diimingi sejumlah uang jika melayani kencan para pria hidung belang.

Menurut polisi, para pelaku awalnya berteman melalui media sosial kepada korban. Selanjutnya korban dijual untuk melayani sejumlah kencan dengan tarif ratusan ribu rupiah.

Pengakuan pelaku adalah dirinya hanya ingin membantu korban yang ingin dicarikan pelanggan. Hasil prostitusi pun akan dibagi dua bersama pelaku dan korban.

Dari kacamata pemerhati anak, fenomena prostitusi dengan korban anak di bawah umur marak terjadi terutama di kota-kota besar.

Peran keluarga disebut dominan dalam permasalahan ini. Mayoritas dari korban adalah anak putus sekolah dan yang mengalami masalah dalam keluarganya.

Jangan lewatkan streaming Kompas TV live 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live agar kamu semua tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia. Subscribe juga channel YouTube Kompas TV dan aktifkan lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru langsung.

Penulis : Christandi Dimas





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
14:37
KALAHKAN UKRAINA DI SEMIFINAL PIALA DUNIA PANAHAN, TIM PANAHAN INDONESIA REBUT SATU TIKET KE OLIMPIADE TOKYO 2020   KLHK BENTUK SATUAN PELAKSANAAN, PENGAWASAN, & PENGENDALIAN KAWAL UU CIPTA KERJA BIDANG LINGKUNGAN HIDUP & KEHUTANAN   KEMENPERIN GENJOT DAYA SAING DAN EKSPOR INDUSTRI KECIL MENENGAH (IKM) MAKANAN DAN MINUMAN   WALI KOTA MADIUN MAIDI SEBUT MENKES AKAN MENAMBAH JATAH VAKSIN BAGI KOTA MADIUN   GANDENG KPK, WALI KOTA SEMARANG HENDRAR PRIHADI TEGASKAN KOMITMEN CEGAH DAN BERANTAS KORUPSI   SATGAS BEKASI TINGKATKAN KAPASITAS PELAYANAN PEMERIKSAAN UNTUK MENDETEKSI COVID-19 JADI 5.000 TES PER HARI   KETUA PB IDI INGATKAN BAHAYA VIRUS KORONA VARIAN DELTA BAGI IBU HAMIL, IBU MENYUSUI, DAN ANAK-ANAK   KETUA PB IDI DAENG MUHAMMAD FAQIH: BEBAN NAKES MENINGKAT DRASTIS DI DAERAH DENGAN LONJAKAN KASUS COVID-19   KASUS COVID-19 MELONJAK, GUBERNUR DKI ANIES BASWEDAN AJAK WARGA IBU KOTA HABISKAN AKHIR PEKAN DI RUMAH SAJA   KASUS COVID-19 MELONJAK, WALI KOTA DEPOK TINGKATKAN "WORK FROM HOME" DARI 50 MENJADI 70 PERSEN   JUBIR SATGAS COVID-19: BODETABEK DAN BANDUNG RAYA MULAI BISA VAKSINASI WARGA USIA 18 TAHUN KE ATAS   IDI: VIRUS KORONA VARIAN DELTA LEBIH BERBAHAYA, BANYAK MENYERANG ORANG BERUSIA MUDA   DINKES DKI: PASIEN COVID-19 YANG AKAN DIISOLASI DI RUSUN NAGRAK HARUS MELALUI RUJUKAN PUSKESMAS TERLEBIH DAHULU   DINKES DKI: RUSUN NAGRAK DISIAPKAN UNTUK ANTISIPASI LONJAKAN KASUS COVID-19 YANG TERUS TERJADI DI DKI JAKARTA