Kompas TV internasional kompas dunia

Facebook: China Meretas Komputer dan Telepon Seluler Muslim Uighur

Kamis, 25 Maret 2021 | 05:21 WIB
facebook-china-meretas-komputer-dan-telepon-seluler-muslim-uighur
Facebook menyatakan China meretas komputer dan telepon seluler milik Muslim Uighur. (Sumber: Associated Press)

WASHINGTON, KOMPAS.TV – Facebook menyatakan bahwa peretas di China menggunakan akun Facebook palsu dan situs web palsu untuk membobol komputer dan telepon seluler milik Muslim Uighur. Hal ini diungkap Facebook pada Rabu (24/3/2021).

Facebook mengatakan, operasi rahasia dan canggih itu menargetkan aktivis Uighur, jurnalis, dan pembangkang dari wilayah Xinjiang, serta individu yang tinggal di Turki, Kazakhstan, AS, Suriah, Australia, Kanada, dan negara-negara lain.

Para peretas berusaha untuk mendapatkan akses ke komputer dan ponsel dengan membuat akun Facebook palsu untuk jurnalis dan aktivis, serta situs web dan aplikasi palsu yang dibuat untuk menarik audiens Uighur. Dalam beberapa kasus, para peretas membuat situs web yang mirip dan hampir identik dengan situs berita resmi yang populer di kalangan Muslim Uighur.

Baca Juga: Uni Eropa, AS, Inggris, Kanada Beri Sanksi Pada China Karena Pelanggaran HAM Pada Muslim Uighur

Akun dan situs tersebut berisi tautan berbahaya. Jika target mengklik salah satunya, komputer atau ponsel cerdas mereka akan terinfeksi perangkat lunak yang memungkinkan jaringan untuk memata-matai perangkat target.

Perangkat lunak tersebut dapat memperoleh informasi lokasi korban, penekanan tombol dan kontak. Hal ini diungkapkan oleh FireEye, sebuah perusahaan keamanan siber yang bekerja dalam penyelidikan tersebut.

“Secara keseluruhan, kurang dari 500 orang menjadi sasaran para peretas pada 2019 dan 2020”, kata Facebook seperti dikutip dari the Associated Press.

Facebook mengatakan telah menemukan jaringan itu dalam pekerjaan keamanan rutin yang mereka lakukan. Facebook juga telah menonaktifkan akun fiktif dan memberi tahu individu yang perangkatnya mungkin telah disusupi. Sebagian besar aktivitas peretasan terjadi di situs dan platform non-Facebook.

Baca Juga: Dinilai Korbankan Muslim Uighur, Airbnb Diminta Batalkan Sponsor Pada Olimpiade Beijing Tahun Depan

“Mereka mencoba menciptakan orang-orang ini, membangun kepercayaan dalam komunitas, dan menggunakannya sebagai cara untuk mengelabui orang agar mengeklik tautan ini untuk mengekspos perangkat mereka,” kata Nathaniel Gleicher, kepala kebijakan keamanan Facebook.

Penulis : Tussie Ayu

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
16:23
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19