Kompas TV internasional kompas dunia

Bank Dunia Luncurkan Obligasi Pertama di Dunia Untuk Konservasi Badak Hitam Afrika

Kamis, 25 Maret 2021 | 07:05 WIB
bank-dunia-luncurkan-obligasi-pertama-di-dunia-untuk-konservasi-badak-hitam-afrika
Badak Hitam Afrika (Diceros bicornis occidentalis) di Taman Nasional Etosha, Namibia (Sumber: Wikipedia/Yathin S Krishnappa )

LONDON, KOMPAS.TV - Bank Dunia tahun ini akan menjual sebuah obligasi yang dirancang untuk mengumpulkan dana pelestarian badak hitam (Diceros bicornis) yang sangat terancam punah di Afrika Selatan, seperti dilansir Bloomberg, Rabu, (24/03/2021)

Obligasi tersebut akan berlaku lima tahun dengan nilai 670 juta rand atau setara 646 miliar rupiah, dan akan menjadi obligasi konservasi satwa liar pertama di dunia. Bank Dunia berencana untuk mulai menjualnya pada pertengahan tahun ini.

Pengembalian investasi bagi investor akan ditentukan oleh tingkat pertumbuhan populasi badak hitam di dua cagar Afrika Selatan, menurut Rhino Impact Investment Project, sebuah inisiatif yang dimulai oleh Zoological Society of London.

Jika berhasil, program tersebut dapat diperluas untuk melindungi populasi badak hitam di Kenya serta spesies satwa liar lainnya seperti singa, harimau, gorila, dan orangutan, kata Rhino Impact dalam dokumen yang merinci proposal tersebut.

Baca Juga: Nepal Laksanakan Sensus Badak Cula Satu yang Terancam Punah, 300 Ahli Satwa Liar Dikerahkan

Program ini memberikan kesempatan bagi orang-orang yang tertarik pada konservasi untuk mendapatkan pengembalian atas dukungan dan kontribusi mereka, dimana pengelola dana obligasi itu bisa menginvestasikan kembali dana yang terkumpul untuk proyek-proyek baru. 

Hal ini akan berbeda dibanding metode lama yang lebih tradisional dimana proyek-proyek konservasi didanai oleh para dermawan atau pemerintah.

"Mekanisme pembiayaan obligasi konservasi satwa liar yang inovatif ini berencana untuk menggunakan obligasi dengan peringkat AAA dari Bank Dunia, serta Bank Internasional untuk Rekonstruksi dan Pembangunan," kata pengumuman tersebut.

Credit Suisse Group akan menjadi penasihat proyek tersebut.

Bank Dunia pada saat yang sama juga akan menjual obligasi konservasi senilai 100 juta dollar AS, tanpa menyebutkan secara spesifik akan digunakan untuk apa.

Penulis : Edwin Shri Bimo

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
22:44
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19