Kompas TV nasional sosial

Tak Hanya Beda Warna, Ini Perbedaan SPBU Pertamina Merah dan Biru

Senin, 22 Maret 2021 | 08:48 WIB
tak-hanya-beda-warna-ini-perbedaan-spbu-pertamina-merah-dan-biru
Ilustrasi SPBU Pertamina dengan warna biru yang disebut dengan SPBU Pasti Prima. (Sumber: KOMPAS.COM)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Sebagian orang tak menyadari adanya dua jenis Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina. Kedua jenis SPBU itu bisa ditilik dari warna papan kelirnya. 

Kebanyakan SPBU Pertamina menggunakan papan kelir warna merah. Tapi belakangan papan kelir warna biru mulai bermunculan. 

Sepintas kedua SPBU itu mirip, tapi ada perbedaan dari keduanya.

Baca Juga: Ngeri! SPBU di Maros Nyaris Terbakar, Percikan Api Diduga Dari Mobil yang Antre Mengisi BBM

Unit Manager Communication & CSR MOR III Pertamina, Dewi Sri Utami mengatakan bahwa SPBU warna merah adalah SPBU Pertamina Pasti Pas, sementara warna biru adalah SPBU Pertamina Pasti Prima.

"Secara tampilan fisik, SPBU Pasti Prima memiliki totem/papan berwarna biru dan Pasti Pas berwarna merah," ujar Dewi, mengutip dari Kompas.com, (22/3/2021).

Perbedaan lainnya adalah, SPBU Pasti Pas ini diluncurkan pada 2006, sementara SPBU Pasti Prima merupakan pengembangan dari SPBU Pasti Pas sejak 2015 lalu.

Baca Juga: Isi BBM 3 Kali, Mobil Angkutan Kota Terbakar di SPBU

Dari segi fasilitas, SPBU Pasti Pas ditunjang dengan fasilitas standar, seperti tempat ibadah, tolet, isi angin hingga minimarket di beberapa titik.

SPBU Pasti Prima hampir sama seperti Pasti Pas. Pembedanya pada  fasilitas tambahan, seperti ATM, kafe, bengkel, foodcourt, penjualan pelumas atau LPG, nitrogen, hingga restoran cepat saji.

Fasilitas tambahan ini disebut sebagai non-fuel retail yang diusung oleh PT Pertamina Retail atau pihak lainnya.

Penulis : Fiqih Rahmawati | Editor : Purwanto





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
19:50
KSAL RESMIKAN GEDUNG TORPEDO "SUHERI" UNTUK MENGENANG JASA PNS SUHERI YANG GUGUR SAAT KRI NANGGALA TENGGELAM   KENANG JASA KRU KRI NANGGALA LETKOL (ANUMERTA) WHILLY, KSAL RESMIKAN KOMPLEKS PENGUJIAN SENJATA BERNAMA “WHILLY”   BIN SEBUT RADIKALISME, SEPARATISME DI PAPUA, HINGGA SERANGAN SIBER JADI ANCAMAN NASIONAL   SATGAS MENCATAT KASUS COVID-19 DI JAKARTA SELATAN ALAMI KENAIKAN 85 PERSEN TERHITUNG PADA 13 JUNI 2021   SATGAS SEBUT JAKARTA SELATAN PALING SEDIKIT BENTUK POSKO COVID-19   KEMENDAGRI NILAI POSKO PENANGANAN COVID-19 DI TINGKAT DESA DAN KELURAHAN MEMILIKI PERAN STRATEGIS SELAMA PPKM MIKRO   LIMA PEKAN PASCALIBUR LEBARAN, SATGAS SEBUT LONJAKAN COVID-19 MAYORITAS TERJADI DI PULAU JAWA   KADINKES KOTA TANGERANG LIZA PUSPADEWI TARGETKAN SEKITAR 15.000 ORANG DAPAT DIVAKSIN PER HARI   WAPRES MA'RUF AMIN MINTA MASYARAKAT ANTUSIAS MENGIKUTI VAKSINASI COVID-19   MENDAGRI TITO KARNAVIAN MEMINTA BELANJA LEWAT APBD TAK DITAHAN HINGGA AKHIR 2021   SATGAS: VAKSINASI ULANG BISA DIBERIKAN KEPADA SESEORANG YANG SUDAH DIVAKSIN TETAPI MASIH TERPAPAR COVID-19   PEMPROV DKI OPERASIKAN KEMBALI WISMA RAGUNAN DAN TMII SEBAGAI TEMPAT ISOLASI TERKENDALI BAGI PASIEN COVID-19   KASUS COVID-19 DI DKI JAKARTA MELONJAK, SATGAS TAMBAH 2.000 TEMPAT TIDUR DI RUMAH SAKIT WISMA ATLET KEMAYORAN   SATGAS: SEBANYAK 11 KABUPATEN/KOTA ALAMI KENAIKAN KASUS COVID-19 SELAMA SEPEKAN TERAKHIR