Kompas TV nasional hukum

Soal Vonis Dua Perwira Tinggi Polri, ICW: Hakim Kecilkan Makna Kejahatan Korupsi

Kamis, 11 Maret 2021 | 12:18 WIB
soal-vonis-dua-perwira-tinggi-polri-icw-hakim-kecilkan-makna-kejahatan-korupsi
Irjen Napoleon dan Brigjen Prasetijo tengah menyantap hidangan makan siang (Sumber: Istimewa)

JAKARTA, KOMPAS.TV- Indonesia Corruption Wacth (ICW) menilai Majelis Hakim mengecilkan pemaknaan kejahatan korupsi yang dilakukan oleh dua perwira tinggi Polri. Lantaran telah menghukum ringan Irjen Napoleon Bonaparte dan Brigjen Prasetijo Utomo yang terbukti bersalah dalam kasus Red Notice Djoko Tjandra.

“Berdasarkan data ICW, vonis Prasetijo Utomo dan Napoleon ini lebih rendah atau sama jika dibandingkan dengan hukuman Jenuri, seorang Kepala Desa Wanakaya, Indramayu, Jawa Barat, pada Desember tahun lalu,” kata Peneliti ICW Kurnia Ramadhana.

Jenuri, kata Kurnia, terbukti melakukan praktik korupsi yang merugikan keuangan negara sebesar Rp 168 juta dan divonis 4 tahun penjara.

Baca Juga: Terlalu Ringan, ICW Sebut Napoleon Bonaparte dan Prasetijo Utomo Harusnya Dipenjara Seumur Hidup

“Sedangkan Prasetijo dan Napoleon, dianggap telah menerima dana Rp 8,4 miliar dari Joko Tjandra malah hanya divonis 3 tahun 6 bulan penjara dan 4 tahun penjara,” ujarnya.

Berbeda pandangan dengan ICW, Irjen Napoleon Bonaparte justru mengaku vonis yang diberikan hakim terhadapnya sebagai pelecehan dan mencederai martabatnya. Irjen Napoleon bahkan mengaku lebih baik mati sesuai mendengarkan putusan hukuman penjara 4 tahun yang dari Majelis Hakim.

“Yang saya hormati majelis hakim yang mulia dan para hadirin. Cukup sudah pelecehan martabat yang saya terima dari Juli tahun lalu sampai hari ini. Saya lebih baik mati daripada martabat keluarga dilecehkan seperti ini. Saya menolak putusan hakim dan mengajukan banding,” ucap Napoleon, kemarin.

Baca Juga: ICW Desak Kapolri Berhentikan Tidak Hormat Irjen Napoleon Bonaparte dan Brigjen Prasetijo Utomo

Nada kekecewaan atas putusan Majelis Hakim juga direspons oleh Kuasa hukum dari Brigjen Pol Prasetijo Utomo, Rolis Sitinjak. Lantaran, kliennya diputus lebih tinggi dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum, yaitu 2 tahun 6 bulan penjara.

Rolis Sitinjak mengatakan, hakim tidak melihat itikad baik kliennya selama persidangan di kasus Red Notice Djoko Tjandra.

Penulis : Ninuk Cucu Suwanti

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
20:31
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19