Kompas TV bisnis kompas bisnis

Kata Luhut ke Tesla: Hey, You Need Us

Rabu, 10 Maret 2021 | 19:19 WIB
kata-luhut-ke-tesla-hey-you-need-us
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan. (Sumber: Kompas.com)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan kembali angkat bicara terkait kelanjutan investasi Tesla Inc di Indonesia.

Luhut menjelaskan bahwa Pemerintah Indonesia masih terus melakukan komunikasi dengan perusahaan yang dipimpin Elon Musk itu.

Luhut juga memastikan Tesla saat ini masih berminat untuk berinvestasi di Indonesia.

Baca Juga: Pantang Menyerah, Negosiasi dengan Pabrik Mobil Tesla Masih Berjalan

“Kita ini bukan negara jelek. Beberapa malam yang lalu, Tesla masih mengejar kita, masih diskusi, semua masih berjalan dan berlanjut,” kata Luhut dikutip Kompas.com dari Kontan, Rabu (10/3/2021).

Luhut mengeklaim, Pemerintah Indonesia tidak akan bersikap meminta-minta ke pihak Tesla agar membangun pabrik di Indonesia.

Lebih lanjut Luhut mengatakan justru pihak Tesla yang lebih membutuhkan Indonesia.

Baca Juga: Kepala BKPM Menepis Isu Tesla Batal Berinvestasi di Indonesia

“Itulah kenapa saya pikir mereka jangan begging-begging (memohon). Hey, you need us (Hai, kalian butuh kita). Kita juga butuh mereka. Jadi harus seimbang, jangan sampai kita ditempatkan posisi untuk meminta-minta,” ucap Luhut.

Luhut juga menyatakan publik tak perlu khawatir karena selama ini pihaknya masih terus menjalin komunikasi dengan Tesla.

Meski, Luhut juga mengatakan tidak bisa menyampaikan secara mendetail bagaimana rencana investasti Tesla di Indonesia.

Baca Juga: Tesla Lebih Pilih Investasi di India, Kepala BKPM: Dunia Belum Berakhir

Hal ini terkait Indonesia yang masih memiliki non-disclosure agreement (NDA) dengan Tesla.

NDA merupakan perjanjian antar paihak untuk saling menjaga kerahasiaan informasi atau material tertentu yang tak boleh diketahui pihak lain.

Namun satu yang pasti, Luhut mengatakan perusahaan asal Amerika Serikat tersebut melihat potensi yang ada di Tanah Air.

Baca Juga: Puji Elon Musk, Bill Gates: Tesla adalah Kontribusi Terbesar bagi Perubahan Iklim

Menurutnya, berbagai bahan baku mobil yang dibutuhkan Tesla seperti bauksit, nikel dan tembaga, semuanya dimiliki Indonesia.

Maka dari itu, pemerintah terus mendorong untuk pengembangan industri pada industri hulu dan turunan dari mobil listrik yang salah satunya adalah baterai.

Diketahui pula, Tesla ingin mengembangkan energy storage system (ESS).

Baca Juga: Tesla Lebih Pilih Bangun Pabrik di India, Pemerintah Dinilai Perlu Beda Perlakuan

Sederhananya, ESS ini seperti "power bank" dengan giga baterai skala besar yang bisa menyimpan tenaga listrik besar hingga ratusan megawatt (MW) dan bisa dijadikan sebagai stabilisator atau untuk pengganti pembangkit peaker (penopang beban puncak).

Penulis : Rizky L Pratama





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:33
PENDAFTARAN NEW YORK MARATHON 2021 DIMULAI PADA 8 JUNI DENGAN MAKSIMAL 33.000 PESERTA   SRI SULTAN HB X: LAGU KEBANGSAAN "INDONESIA RAYA" HARUS DIPERDENGARKAN SETIAP PUKUL 10.00 WIB   SRI SULTAN HB X TERBITKAN EDARAN WAJIB KUMANDANGKAN LAGU KEBANGSAAN “INDONESIA RAYA” DI RUANG PUBLIK SETIAP HARI   KARO HUMAS KEMNAKER SEBUT PERMOHONAN PENGGUNAAN TKA MASIH DIHENTIKAN SEMENTARA   DITJEN PENGELOLAAN PEMBIAYAAN DAN RISIKO SEBUT PEMERINTAH BERENCANA MENARIK UTANG RP 323,4 T PADA KUARTAL II-2021   DIRUT PERUM BULOG BUDI WASESO SEBUT BULOG PUNYA UTANG RP 14 T KEPADA BANK BUMN UNTUK CADANGAN BERAS PEMERINTAH   SEJUMLAH PERUSAHAAN DI JATIM MENCICIL THR AGAR KARYAWAN TIDAK MUDIK SESUAI INSTRUKSI PEMERINTAH   POLRES KLATEN, JATENG, TETAPKAN 5 TERSANGKA ATAS PERISTIWA MELEDAKNYA PETASAN YANG DIBAWA MENGGUNAKAN BALON UDARA   SEMUA TEMPAT WISATA DI KARAWANG DITUTUP SEMENTARA HINGGA 30 MEI 2021 GUNA CEGAH PENULARAN COVID-19   BARESKRIM POLRI MASIH PERBAIKI BERKAS PERKARA "UNLAWFULL KILLING" TERHADAP 4 ANGGOTA LASKAR FPI   OPERASIONAL MRT JAKARTA KEMBALI NORMAL SETELAH PERIODE LIBUR LEBARAN 12-16 MEI 2021   PEMBERLAKUAN PEMBATASAN KEGIATAN MASYARAKAT (PPKM) SKALA MIKRO DI DKI JAKARTA DIPERPANJANG HINGGA 31 MEI 2021   PRESIDEN JOKOWI MINTA PEMDA TEKAN KETERISIAN RS RUJUKAN COVID-19 HINGGA DI BAWAH 50%   PRESIDEN JOKOWI: 15 PROVINSI MENGALAMI KENAIKAN KASUS AKTIF COVID-19