Kompas TV nasional peristiwa

Nazaruddin: Mantan Bendum Demokrat yang Pernah Buron, Kejar Akhirat dan Kini Ikut Moeldoko

Selasa, 9 Maret 2021 | 08:08 WIB
nazaruddin-mantan-bendum-demokrat-yang-pernah-buron-kejar-akhirat-dan-kini-ikut-moeldoko
Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin keluar dari kantor Bapas Bandung, Jalan Ibrahim Adjie Kota Bandung. Hari ini Nazarudin dinyatakan bebas murni, Kamis (13/8/2020). (Sumber: KOMPAS.COM/AGIE PERMADI)


JAKARTA, KOMPAS.TV- Muhammad Nazaruddin ikut hadir dalam Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (5/3/2021). Nazaruddin hadir mengikuti seluruh kongres dan memakai jaket partai berwarna biru.

Nama Nazaruddin sempat menghebohkan kasus korupsi di Indonesia. Dia terlibat kasus korupsi Wisma Atlet, Palembang pada 2011 lalu. Setelah kasus ini disidik, Nazaruddin menghilang. 

Dia pun masuk dalam daftar pencarian orang Kepolisian Internasional (interpol) setelah KPK mengajukan penerbitan red notice atas nama Nazaruddin melalui Mabes Polri. "Resmi DPO, sudah ada namanya di situs interpol Indonesia," ujar Juru Bicara KPK Johan Budi di Gedung KPK Jakarta pada 5 Juli 2011. 

Baca Juga: Nazaruddin Bebas Murni Hari Ini: Saya Fokus Mengejar Akhirat

Dengan demikian, polisi internasional di negara anggota International Criminal Police Organization (ICPO) dapat menangkap Nazaruddin. Selama pelariannya, Nazaruddin diketahui sempat berada di beberapa negara antara lain Singapura, Vietnam, Malaysia, dan Filipina. Nazaruddin disebut menggunakan identitas palsu untuk dapat berpindah-pindah negara sehingga menyulitkan pengejaran. 

Di tanah air, kasus Nazaruddin merepotkan Partai Demokrat dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Selama berbulan-bulan kisah pelarian Nazaruddin menghiasi pemberitaan. Akibat korupsi kadernya, elektabilitas partai ini pun terjun bebas. 

Setelah berhasil ditangkap pada 2011, Nazaruddin pun dipecat dari partai. Mantan anggota Komisi III ini pun menghadapi persidangan dan divonis tuhun penjara  pada   2012.

Penulis : Iman Firdaus

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
22:51
MENPAREKRAF SANDIAGA UNO AJAK ANAK MUDA KEMBANGKAN EKONOMI SYARIAH   PENANGANAN COVID-19, POLDA JAWA TIMUR BENTUK SATGAS UNTUK MEMASTIKAN KETERSEDIAAN OBAT DAN OKSIGEN   SATGAS: SELAMA PPKM DARURAT, TEMPAT IBADAH TIDAK MENGADAKAN IBADAH BERJEMAAH   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN INGATKAN PENGUSAHA TIDAK MELUPAKAN HAK PEKERJA SAAT PPKM DARURAT   KETUA DPD MINTA POLRI TINDAK OKNUM YANG MELAKUKAN PENIMBUNAN OBAT UNTUK PERAWATAN PASIEN COVID-19   JUBIR SATGAS WIKU ADISASMITO SEBUT 16 DARI 34 PROVINSI MENGALAMI PERLAMBATAN KENAIKAN KASUS AKTIF COVID-19   KETUA MPR MINTA PEMDA EVALUASI STANDAR PROTOKOL KESEHATAN DALAM MELAKSANAKAN TUGAS DI TENGAH PANDEMI COVID-19   KETUA MPR BAMBANG SOESATYO MINTA PEMERINTAH BERSAMA PERSONEL TNI-POLRI BIJAKSANA TERAPKAN PPKM DARURAT   CEGAH PENYEBARAN COVID-19, PEMKOT SORONG TERAPKAN PPKM DARURAT HINGGA 20 JULI 2021   MENKO PMK MUHADJIR EFFENDY MINTA PELAKU USAHA FARMASI TIDAK MELAKUKAN PENIMBUNAN OBAT   MENKO PMK MUHADJIR EFFENDY: PEMERINTAH PASTIKAN KAWAL DISTRIBUSI OBAT TERAPI COVID-19   KSPI MINTA PEMERINTAH PASTIKAN TIDAK ADA PELANGGARAN HAK BURUH DALAM PELAKSANAAN PPKM DARURAT   KEMENKES SIAPKAN PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN PROGRAM VAKSINASI GOTONG ROYONG UNTUK INDIVIDU ATAU BERBAYAR   KEMENKES: PELAKSANAAN VAKSINASI GOTONG ROYONG INDIVIDU ATAU BERBAYAR BERSIFAT TIDAK WAJIB