Kompas TV bisnis ekonomi dan bisnis

Beda dengan Beras, Ikan Hias Indonesia Justru Jagonya Ekspor

Senin, 8 Maret 2021 | 09:45 WIB
beda-dengan-beras-ikan-hias-indonesia-justru-jagonya-ekspor
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono memperhatikan jenis ikan hias di Pusat Koi dan Maskoki Nusantara di Raiser Ikan Hias Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (7/3/2021). (Sumber: instagram Sakti Wahyu Trenggono)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Ikan hias Indonesia dalam beberapa tahun terakhir menjadi andalan komoditas ekspor. Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Sakti Wahyu Trenggono menyebutkan, Indonesia tak pernah absen menjadi lima  besar negara pengekspor ikan hias sejak 2010 dan menjadi yang terbesar di dunia pada tahun 2018.

"Ekspor ikan hias Indonesia senilai US$33 juta pada 2019, meningkat signifikan dari tahun 2012 sebesar US$21 juta. Nilai ekspor ikan hias Indonesia tahun 2019 ini merupakan 10,5% dari pasar ikan hias dunia," kata Sakti dalam cuitan twitternya, Minggu (7/3/2021).

Cuitan tersebut juga dalam rangka  meresmikan Pusat Koi dan Maskoki Nusantara di Raiser Ikan Hias Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (7/3/2021).

Baca Juga: Mantan Stafsus Menteri KKP Menyaksikan Rumahnya Disita KPK Karena Kasus Korupsi Benih Lobster

Sakti menyebutkan jenis ikan hias Indonsia yang laku dipasaran.

"Komoditas ikan hias ekspor Indonesia antara lain adalah napoleon wrasse, arwana, cupang hias, dan maskoki. Sedangkan negara tujuan utama ekspor ikan hias Indonesia adalah China, Amerika, Rusia, Kanada, dan Singapura," tambahnya.

Kondisi ini bertolak belakang dengan komoditas beras. Indonsia justeru akan mengimpor 1 juta ton beras untuk kebutuhan dalam negeri.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa menjaga ketersediaan beras di dalam negeri merupakan hal penting untuk dilakukan agar harga komoditas tersebut bisa tetap terkendali.

Sehingga ia berencana melakukan impor beras sebanyak 1 juta ton di tahun 2021. 

Baca Juga: Sempat Bertemu Bupati Sleman, Menteri Sakti Wahyu Trenggono Umumkan Kondisi Kesehatannya

Penulis : Iman Firdaus

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
11:30
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19