Kompas TV internasional kompas dunia

Survei Menyebut Banyak Orang Rusia Percaya Virus Corona Adalah Senjata Biologi

Minggu, 7 Maret 2021 | 09:14 WIB
survei-menyebut-banyak-orang-rusia-percaya-virus-corona-adalah-senjata-biologi
Seorang petugas medis memberikan vaksin Sputnik V kepada seorang sukarelawan di Moskow, Russia, 15 September 2020. Setelah satu tahun pandemi berlangsung, ternyata masih banyak orang yang percaya bahwa virus corona sengaja diciptakan sebagai senjata biologi. Seperti dilansir Reuters, Minggu, (07/03/2021), survei terbaru di Rusia menunjukkan lebih dari 60% respondennya meyakini hal tersebut(Sumber: Associated Press)

MOSKOW, KOMPAS.TV - Setelah satu tahun pandemi berlangsung, ternyata masih banyak orang di Rusia yang percaya bahwa virus corona sengaja diciptakan sebagai senjata biologi. Seperti dilansir Reuters, Minggu, (07/03/2021), survei terbaru di Rusia menunjukkan lebih dari 60% respondennya meyakini hal tersebut.

Jajak pendapat terbaru di Rusia menunjukkan bahwa hampir dua pertiga orang Rusia tidak bersedia menerima vaksin Sputnik V, yang merupakan buatan dalam negeri. Tidak hanya itu, banyak orang Rusia yang meyakini bahwa virus corona merupakan senjata biologi.

The Levada Center, sebuah lembaga jajak pendapat nonpemerintah dan organisasi penelitian sosiologis Rusia pada hari Senin (01/03/2021) merilis hasil penelitian mereka yang dilakukan bulan lalu.

Jajak pendapat yang dilakukan Levada mencakup 1.601 orang responden yang berasal dari 50 wilayah berebeda di seluruh penjuru Rusia.

Dikutip dari Reuters, jajak pendapat Levada menunjukkan bahwa 62% orang tidak ingin menerima vaksin Sputnik V buatan dalam negeri. Mayoritas penolak ada di rentang usia antara 18 hingga 24 tahun.

Baca Juga: Regulator Obat-Obatan Uni Eropa Mulai Kaji Vaksin Sputnik V Rusia

Dilaporkan bahwa mayoritas responden meragukan vaksin Sputnik V karena adanya efek samping seperti demam dan kelelahan yang muncul pasca vaksinasi.

Penulis : Edwin Shri Bimo




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
16:58
GUBERNUR DIY SRI SULTAN HAMENGKU BUWONO X PERPANJANG MASA PPKM MIKRO   DALAM SIDANG PRAPERADILAN KEDUA, TIM KUASA HUKUM RIZIEQ SHIHAB SEBUT PENANGKAPAN DAN PENAHANAN KLIENNYA TIDAK SAH   SETELAH DITUNDA DUA KALI, SIDANG PRAPERADILAN KEDUA YANG DIAJUKAN TIM KUASA HUKUM RIZIEQ SHIHAB DIGELAR HARI INI   PEMERINTAH TARGETKAN VAKSINASI ASN DI SELURUH WILAYAH INDONESIA AKAN SELESAI BULAN JUNI MENDATANG   PULUHAN TAMU YANG IKUT BERJOGET DENGAN WALI KOTA BLITAR TANPA MASKER HARI INI MENJALANI TES CEPAT ANTIGEN   AHY DATANGI KANTOR KEMENKUMHAM UNTUK TUNJUKKAN BUKTI KLB PARTAI DEMOKRAT DI DELI SERDANG TIDAK SAH   BERSAMA 34 KETUA DPD PARTAI DEMOKRAT, AGUS HARIMURTI YUDHOYONO HARI INI DATANGI KANTOR KEMENKUMHAM   KEMENTERIAN KESEHATAN SEBUT TAK ADA VAKSINASI COVID-19 YANG DISELENGGARAKAN DI RUMAH   KEMENKES SEBUT MAHASISWA AKAN MENERIMA SUNTIKAN VAKSIN COVID-19 BERSAMAAN DENGAN KELOMPOK MASYARAKAT UMUM   DINAS KESEHATAN DKI JAKARTA TAMBAH 10 RUMAH SAKIT LOKASI VAKSINASI COVID-19 BAGI LANSIA   POLRI GELAR VAKSINASI COVID-19 UNTUK 2.282 PURNAWIRAWAN POLISI   JAKSA AGUNG ST BURHANUDDIN PASTIKAN TAHANAN KASUS YANG DITANGANI OLEH KEJAGUNG DAPAT VAKSIN COVID-19   JAKSA AGUNG ST BURHANUDDIN SEBUT, SELAIN KARYAWAN, SEKITAR 30 ORANG TAHANAN KEJAKSAAN AGUNG JUGA IKUT DIVAKSIN   VAKSINASI PEJABAT DAN KARYAWAN KEJAKSAAN AGUNG REPUBLIK INDONESIA DILAKSANAKAN HARI INI DI KANTOR KEJAKSAAN AGUNG