Kompas TV internasional kompas dunia

Myanmar Didesak Segera Bebaskan Wartawan yang Ditahan

Minggu, 7 Maret 2021 | 05:51 WIB
myanmar-didesak-segera-bebaskan-wartawan-yang-ditahan
Dalam gambar yang dibuat dari video yang diambil pada 27 Februari 2021 ini, jurnalis Associated Press Thein Zaw ditangkap oleh polisi di Yangon, Myanmar. Pihak berwenang di Myanmar mendakwa Thein Zaw dan lima anggota media lainnya karena melanggar undang-undang ketertiban umum yang dapat membuat mereka dipenjara hingga tiga tahun. Keenam orang itu ditangkap saat meliput protes terhadap kudeta militer 1 Februari di Myanmar yang menggulingkan pemerintahan terpilih Aung San Suu Kyi. (Sumber: AP Photo)

INDIANAPOLIS, KOMPAS.TV - Society of Professional Journalist atau Perkumpulan Jurnalis Profesional di Amerika Serikat, mendesak Myanmar untuk membebaskan jurnalis Associated Press Thein Zaw dan lima orang lainnya yang ditahan saat meliput protes di Myanmar, demikian dilansir Associated Press, Minggu, (07/03/2021). Myanmar mendakwa Thein Zaw dan lima anggota media lainnya karena melanggar undang-undang ketertiban umum yang dapat membuat mereka dipenjara hingga tiga tahun.

Organisasi wartawan tertua di AS itu menyatakan "frustrasi dan muak" dengan penangkapan wartawan yang sedang melakukan pekerjaan mereka.

Organisasi jurnalisme tertua di negara itu juga meminta lembaga penegak hukum AS untuk membatalkan dakwaan terhadap jurnalis yang ditahan saat melakukan pekerjaan mereka, secara khusus menyebutkan setidaknya empat jurnalis yang akan diadili bulan ini setelah ditangkap musim panas lalu yang meliput protes Black Lives Matter.

"Kami mendesak semua orang Amerika untuk bergabung dengan kami dalam kampanye untuk mendesak pejabat publik bahwa jurnalisme bukanlah kejahatan," kata organisasi yang berbasis di Indianapolis itu dalam sebuah pernyataan, Jumat.

Baca Juga: Ngeri! Aksi Polisi Myanmar Aniaya Petugas Medis dan Tembaki Mobil Ambulans Terekam CCTV

Foto keluarga tak bertanggal yang diberikan pada Rabu, 3 Maret 2021 ini menunjukkan jurnalis Associated Press Thein Zaw di Yangon, Myanmar. Pada hari Jumat, 5 Maret 2021, Society of Professional Journalists meminta Myanmar untuk membebaskan Thein Zaw dan lima orang lainnya yang ditahan saat meliput protes di negara Asia Tenggara tersebut. Organisasi jurnalisme tertua di AS mengatakan frustrasi dan muak dengan lembaga pemerintah di AS dan di seluruh dunia yang menargetkan dan menangkap wartawan karena meliput berita. (Sumber: Keluarga Thein Zaw via AP)

Thein Zaw ditangkap pada 27 Februari saat meliput protes terhadap kudeta militer yang menggulingkan pemerintahan terpilih Aung San Suu Kyi. Sebuah video penangkapan menunjukkan dia dikepung dan ditahan, serta dicekik saat borgol dipasang padanya. AP telah meminta pembebasannya.

Pihak berwenang menuduh Thein Zaw dan jurnalis lainnya melanggar undang-undang ketertiban umum yang dapat membuat mereka dipenjara hingga tiga tahun.

Penulis : Edwin Shri Bimo





BERITA LAINNYA


UKM

Stok Ikan Selama Puasa dan Lebaran Aman

Rabu, 14 April 2021 | 06:11 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
06:23
FLORENTINO PEREZ KEMBALI TERPILIH SEBAGAI PRESIDEN REAL MADRID UNTUK MASA JABATAN HINGGA 2025    MENKES AUSTRIA RUDOLF ANSCHOBER MENGUNDURKAN DIRI KARENA LELAH TANGANI PANDEMI KORONA    KAPOLDA PAPUA IRJEN MATHIUS D FAKHIRI JANJI MENCARI DAN TANGKAP KKB YANG BERAKSI DI BEOGA DAN ILAGA, PUNCAK    KAKORLANTAS POLRI IRJEN ISITIONO: PETUGAS YANG LOLOSKAN PEMUDIK AKAN DIHUKUM 2 KALI LIPAT    PT KAI IZINKAN PENUMPANG UNTUK SAHUR DAN BUKA PUASA DI DALAM KERETA KETIKA DALAM PERJALANAN SELAMA BULAN RAMADAN    PT KAI MASIH JUAL TIKET KERETA HINGGA KEBERANGKATAN 30 APRIL 2021 DI TENGAH ATURAN PELARANGAN MUDIK    DISPAREKRAF DKI JAKARTA: RESTORAN TIDAK BOLEH TAMPILKAN PERTUNJUKAN DJ SELAMA BULAN RAMADAN    JAM OPERASIONAL MRT TIDAK MENGALAMI PERUBAHAN SELAMA BULAN RAMADAN    MRT JAKARTA IZINKAN PENUMPANG BERBUKA PUASA DI DALAM GERBONG KERETA DENGAN AIR PUTIH DAN KURMA    POLDA METRO JAYA LIMPAHKAN BERKAS KASUS MAFIA TANAH YANG MENYASAR KELUARGA DINO PATTI DJALAL KE KEJATI    DISHUB DKI BERENCANA HANYA MEMBUKA TERMINAL PULO GEBANG DI JAKARTA TIMUR SELAMA LARANGAN MUDIK LEBARAN    PEMPROV DKI JAKARTA AKAN CEK STATUS RUMAH PENINGGALAN MENLU PERTAMA, ACHMAD SOEBARDJO, YANG DIJUAL    ICW MINTA KPK USUT DUGAAN BOCORNYA INFORMASI PENGGELEDAHAN DUA LOKASI DI KALIMANTAN SELATAN    TERDAKWA DJOKO TJANDRA AJUKAN BANDING ATAS VONIS 4 TAHUN 6 BULAN PENJARA DALAM KASUS "RED NOTICE"