Kompas TV klik360 cerita indonesia

Mahfud Tegaskan, SBY Dulu Juga Tak Lakukan Apa-Apa Saat Kisruh Internal PKB

Sabtu, 6 Maret 2021 | 23:59 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV – Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD angkat bicara terkait polemik Kongres Luar Biasa Partai Demokrat di Deli Serdang.

Menurutnya, pemerintah tidak memiliki wewenang untuk melakukan intervensi dalam acara tersebut.

Menurutnya, hal ini serupa dengan apa yang dilakukan oleh Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat menghadapi kisruh internal yang terjadi pada PKB.

“Pada zaman Pak SBY juga sama, Pak SBY juga tidak melarang ketika misalnya ada dualisme PKB yang muncul di Parung dan di Ancol. Pak SBY juga tidak melakukan apa-apa, dibiarkan diserahkan pengadilan. Akhirnya pengadilan yang memutus”, ungkap Mahfud dalam sebuah video yang dirilis akun Youtube Menko Polhukam (6/3).

Baca Juga: [FULL] Pidato Perdana Moeldoko Usai Terpilih Jadi Ketum Demokrat Versi KLB Deli Serdang

Ia menambahkan, kejadian serupa juga sempat dialami oleh Mantan Presiden Megawati ketika menghadapi kisruh PKB. Saat itu, Megawati juga memilih untuk mengambil sikap yang sama.

“Ini juga terjadi dulu pada tahun 2002, Pak Matori Abdul Djalil misalnya mengambil alih PKB dari kelompoknya Gusdur, Presiden Megawati tidak bisa berbuat apa-apa, bukan tidak mau. Tidak bisa melarang karena ada undang-undang yang tidak boleh melarang orang berkumpul”, pungkasnya.

Sebelumnya, Kongres Luar Biasa Partai Demokrat di Deli Serdang telah menuai perpecahan kubu di dalam internal Partai Demokrat.

KLB tersebut telah menunjuk Kepala Staf Presiden Moeldoko sebagai Ketua Umum Partai Demokrat.

 

Penulis : Abdur Rahim





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
12:50
MENTERI KESEHATAN BELANDA: PELUNCURAN VAKSIN COVID-19 JOHNSON & JOHNSON BELUM PASTI   JPU HADIRKAN 5 SAKSI DALAM SIDANG KASUS TES USAP PALSU RIZIEQ SHIHAB, SALAH SATUNYA WALI KOTA BOGOR BIMA ARYA   MUNCUL BIBIT SIKLON TROPIS 94W, BPBD DKI KELUARKAN PERINGATAN CUACA EKSTREM BERKISAR ANTARA 15-16 APRIL 2021   DPRD MALUKU IMBAU MASYARAKAT PATUHI LARANGAN MUDIK LEBARAN   KAPOLDA SUMATERA BARAT DUKUNG PELAKSANAAN "EVENT" OLAHRAGA DENGAN PROTOKOL KESEHATAN KETAT   WAKIL GUBERNUR PAPUA: MASYARAKAT SEKITAR "VENUE" PON WAJIB VAKSINASI COVID-19   WAKIL KETUA KOMITE I DPD FERNANDO SINAGA INGATKAN PEMPROV KALTARA ENTASKAN 208 DESA TERTINGGAL   IDI SEBUT VAKSIN TIONGKOK MASIH LAYAK DIGUNAKAN, EFIKASI MASIH DI ATAS AMBANG BATAS YANG DITETAPKAN WHO    MRT JAKARTA IZINKAN PENUMPANG BERBUKA PUASA DI DALAM GERBONG KERETA DENGAN AIR PUTIH DAN KURMA   DINAS KESEHATAN DKI JAKARTA: JANGAN TAKUT VAKSINASI SELAMA BERPUASA   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN INGATKAN KPK JANGAN JADI ALAT POLITIK DAN KEKUASAAN   KEJAR ASET OBLIGOR BLBI, PEMERINTAH SIAPKAN UPAYA GIJZELING ATAU PENYANDERAAN BADAN   GUBERNUR DKI ANIES BASWEDAN BERUPAYA TUNTASKAN VAKSINASI WARGA LANSIA DI JAKARTA SEBELUM HARI RAYA IDUL FITRI   KEMENKES SEBUT JAM OPERASIONAL PETUGAS VAKSIN COVID-19 BERKURANG SELAMA RAMADAN