Kompas TV regional berita daerah

Siswa SMK dan Guru Berlatih Padamkan Api

Jumat, 5 Maret 2021 | 23:27 WIB

TEGAL, KOMPAS.TV - Kebakaran bisa terjadi kapan saja, baik di rumah maupun maupun lingkungan kerja. Teknik pemadaman api harus dilakukan secara tepat agar tak sampai memakan korban jiwa. Guna mitigasi terjadinya kebakaran puluhan siswa dan guru smk muhammadiyah 1 Kota Tegal, Jawa Tengah, mengikuti pelatihan memadamkan kebakaran dan mengatasi kebakaran akibat kebocoran tabung gas.

 

Simulasi kebakaran ringan dilakukan agar para siswa dan guru mampu memadamkan api dengan alat pemadam api ringan atau apar secara tepat dan akurat saat proses menaklukan si jago merah. Selain menggunakan apar, siswa juga dilatih memadamkan api dengan selimut api atau kain basah.

 

Pelatihan pemadaman kebakaran ini merupakan salah satu materi yang diberikan dalam kurikulum budaya kerja dan K3, kesehatan dan keselamatan kerja. Sehingga diharapkan para siswa mampu melakukan penanganan kebakaran secara tepat dengan bimbingan dari petugas pemadam kebakaran Kota Tegal.

 

Saat melakukan pemadaman kebakaran para siswa dan guru, disarankan tidak panik, agar penangan api terkendali dengan baik. Sebelum memadamkan api, para siswa dan guru harus mengetahui arah angin terlebih dahulu. Agar kobaran api tidak membahayakan dirinya saat melakukan pemadaman. Setelah itu baru dilakukan penyemprotan apar ke titik api dengan membelakangi arah angin ataupun dengan selimut api.

 

Selain melakukan pemadaman api, dengan apar dan selimut api atau kain basah, para siswa juga dilatih memadamkan kebakaran akibat kebocoran tabung gas elpiji. Yakni dengan cara menutup lubang pada regulator dan mencabutnya maupun menutup tabung yang terbakar dengan selimut api. Kebakaran besar sering terjadi akibat dipicu kurangnya pengetahuan upaya penanganan pemadaman saat titik api belum membesar.

Penulis : KompasTV Pekalongan





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
17:09
BMKG DORONG PEMDA TINGKATKAN MITIGASI DAN KEWASPADAAN WARGA TERHADAP BENCANA   WAGUB BANTEN MINTA TUGU PAMULANG DI BUNDARAN JALAN SILIWANGI, TANGSEL, DIBONGKAR AGAR TAK JADI POLEMIK   BANYAK PHK AKIBAT PANDEMI, PRESIDEN JOKOWI MINTA KEPALA DAERAH MEMPERBANYAK PROGRAM PADAT KARYA   GUBERNUR JABAR RIDWAN KAMIL: GERAKAN PRAMUKA HARUS TUMBUHKAN JIWA KEPEMIMPINAN   POLRI TERUS KEJAR KKB YANG DIDUGA MEMBAKAR HELIKOPTER MILIK PT ERSA AIR DI BANDARA AMINGGARU, PAPUA    BPOM: KOMPONEN UTAMA PEMBUATAN VAKSIN NUSANTARA DIIMPOR DARI AMERIKA SERIKAT    MENKO POLHUKAM MAHFUD MD INGATKAN KEPALA DAERAH HINDARI PERILAKU KORUPTIF DAN DAPAT JALANKAN AMANAH   MENTERI PPPA: POLIGAMI TANPA PENGETAHUAN, AWAL MULA PERLAKUAN SALAH KEPADA PEREMPUAN   MENDAGRI TITO KARNAVIAN: PENAMBAHAN KASUS POSITIF COVID-19 HARUS JADI PERHATIAN PEMDA SETIAP HARI   MENDAGRI TITO KARNAVIAN MINTA KEPALA DAERAH JADI "ROLE MODEL" PENEGAKAN PROTOKOL KESEHATAN COVID-19   PRESIDEN JOKOWI INGIN KEPALA DAERAH PRIORITASKAN PENCEGAHAN PENYEBARAN COVID-19   PRESIDEN SEBUT PEMULIHAN EKONOMI DI DAERAH SEBAIKNYA TIDAK DILAKUKAN SECARA TERGESA-GESA   PRESIDEN JOKOWI SEBUT ANGKA KESEMBUHAN COVID-19 RI DI ATAS RATA-RATA ASIA BAHKAN DUNIA   KASUS PENGADAAN CITRA SATELIT, KPK DALAMI ADANYA PENERIMAAN SEJUMLAH UANG