Kompas TV regional kesehatan

Kenali Gerd, Penyakit Lambung Kronis - AYO SEHAT

Jumat, 5 Maret 2021 | 23:01 WIB

KOMPASTV - Penyakit asam lambung naik hingga kerongkongan, atau sering disebut Gerd, meningkat di Indonesia akibat gaya hidup tidak sehat. Kehidupan dengan stres tinggi dan makan makanan berlemak diyakini sebagai pemicu penyakit refluks gastroesofageal disease, atau gerd.

Naiknya asam lambung terjadi karena berbagai faktor, antara lain produksi asam lambung berlebihan, lambatnya pengosongan lambung, dan katup bagian bawah kerongkongan yang mencegah naiknya makanan atau asam di lambung tidak berfungsi. Meski gerd tak membahayakan keselamatan jiwa, nyatanya penyakit ini menurunkan kualitas hidup, karena akan mengganggu seseorang dalam menjalankan aktivitasnya sehari-hari.

Baca Juga: Ayo Sehat – Waspada Penularan COVID-19 pada Anak

Bahkan jika tak segera diatasi, gerd bisa menyebabkan berbagai komplikasi, dikarenakan asam lambung yang naik dapat mengiritasi dinding kerongkongan, sehingga luka yang ditimbulkan lambat laun makin luas, bahkan menyebabkan penyempitan kerongkongan bawah.

Gejala asam lambung naik biasanya ditandai oleh heartburn, yakni rasa nyeri dan panas di dada akibat asam lambung yang naik ke kerongkongan. Lalu juga regurgitasi, atau rasa pahit akibat asam yang terasa di bagian belakang mulut atau kerongkongan. Kemudian, bau napas tidak sedap, sulit menelan, batuk kronis, hingga panas dalam.

Baca Juga: AYO SEHAT - Gangguan Tidur “Sleep Apnea”

Jika gejala asam lambung naik tidak kunjung reda meski sudah minum obat, penderita gerd harus segera memeriksakan diri ke dokter, agar dapat menggunakan obat asam lambung sesuai resep dokter.

Follow us: https://www.instagram.com/ayosehat_kompastv/

Penulis : Anas Surya





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
17:36
BMKG DORONG PEMDA TINGKATKAN MITIGASI DAN KEWASPADAAN WARGA TERHADAP BENCANA   WAGUB BANTEN MINTA TUGU PAMULANG DI BUNDARAN JALAN SILIWANGI, TANGSEL, DIBONGKAR AGAR TAK JADI POLEMIK   BANYAK PHK AKIBAT PANDEMI, PRESIDEN JOKOWI MINTA KEPALA DAERAH MEMPERBANYAK PROGRAM PADAT KARYA   GUBERNUR JABAR RIDWAN KAMIL: GERAKAN PRAMUKA HARUS TUMBUHKAN JIWA KEPEMIMPINAN   POLRI TERUS KEJAR KKB YANG DIDUGA MEMBAKAR HELIKOPTER MILIK PT ERSA AIR DI BANDARA AMINGGARU, PAPUA    BPOM: KOMPONEN UTAMA PEMBUATAN VAKSIN NUSANTARA DIIMPOR DARI AMERIKA SERIKAT    MENKO POLHUKAM MAHFUD MD INGATKAN KEPALA DAERAH HINDARI PERILAKU KORUPTIF DAN DAPAT JALANKAN AMANAH   MENTERI PPPA: POLIGAMI TANPA PENGETAHUAN, AWAL MULA PERLAKUAN SALAH KEPADA PEREMPUAN   MENDAGRI TITO KARNAVIAN: PENAMBAHAN KASUS POSITIF COVID-19 HARUS JADI PERHATIAN PEMDA SETIAP HARI   MENDAGRI TITO KARNAVIAN MINTA KEPALA DAERAH JADI "ROLE MODEL" PENEGAKAN PROTOKOL KESEHATAN COVID-19   PRESIDEN JOKOWI INGIN KEPALA DAERAH PRIORITASKAN PENCEGAHAN PENYEBARAN COVID-19   PRESIDEN SEBUT PEMULIHAN EKONOMI DI DAERAH SEBAIKNYA TIDAK DILAKUKAN SECARA TERGESA-GESA   PRESIDEN JOKOWI SEBUT ANGKA KESEMBUHAN COVID-19 RI DI ATAS RATA-RATA ASIA BAHKAN DUNIA   KASUS PENGADAAN CITRA SATELIT, KPK DALAMI ADANYA PENERIMAAN SEJUMLAH UANG