Kompas TV nasional berkas kompas

Pembela Lingkungan Rentan Kriminalisasi - Siapa Lindungi Pembela Lingkungan? BERKAS KOMPAS (1)

Jumat, 5 Maret 2021 | 13:08 WIB

KOMPASTV - Berkas Kompas bekerjasama dengan Harian Kompas, Kompas.com, dan Kontan mempersembahkan suatu karya jurnalistis bertajuk “Suara Tak Terdengar” terkait Pembela Lingkungan.

 

Dalam liputan ini, Berkas Kompas mengangkat kisah-kisah warga lokal yang membela lingkungannya, namun mengalami kekerasan hingga kriminalisasi. Kami mengangkat kisah James Watt, warga kecamatan Seruyan, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, sekaligus paralegal WALHI. Ia divonis 10 bulan penjara atas tuduhan mencuri sawit dan memprovokasi warga di tengah perjuangannya menuntut hak lahan warga dari sebuah perusahaan sawit. Kami juga menceritakan perjuangan Tukijo, petani di dusun Gupit, kecamatan Galur, Kulonprogo. Selama bertahun-tahun melawan rencana penambangan pasir di wilayahnya, Ia justru dua kali harus berurusan dengan hukum hingga dipenjara.

Baca Juga: Limbah Medis Bercampur Limbah Domestik di TPA - BERKAS KOMPAS (3)

Lembaga studi dan advokasi masyarakat (ELSAM) mencatat sebanyak 117 orang pembela HAM atas lingkungan mengalami kekerasan pada tahun 2019. Sebanyak 63 orang di antaranya ditangkap dan dua orang lainnya ditahan. Sedangkan, WALHI mencatat 146 kasus kriminalisasi pejuang lingkungan terjadi sepanjang 2014 hingga 2019 di pulau Jawa. 52 persen di antaranya terjadi pada sektor pertambangan.

Baca Juga: Indonesia Kekurangan Insinerator Pengolahan Limbah Medis - BERKAS KOMPAS (2)

Lantas bagaimana langkah negara melindungi pembela lingkungan dari bayang-bayang intimidasi, kekerasan, hingga kriminalisasi?

Simak jawabannya dalam Berkas Kompas eps Siapa Lindungi Pembela Lingkungan berikut ini.

 

Penulis : Anas Surya





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
01:22
PEMERINTAH MALAYSIA PERTIMBANGKAN CAMPUR DUA VAKSIN COVID-19 GUNA TINGKATKAN EFIKASI   KASUS COVID-19 MELONJAK, WALKOT GIBRAN RAKABUMING TUNDA KOMPETISI SEPAK BOLA PIALA WALI KOTA SOLO 2021   PN JAKARTA TIMUR AKAN BACAKAN VONIS TERDAKWA RIZIEQ SHIHAB TERKAIT KASUS HOAKS TES USAP RS UMMI BOGOR PEKAN DEPAN   OTORITAS JASA KEUANGAN (OJK) IMBAU MASYARAKAT WASPADAI LAYANAN PINJAMAN DARING ILEGAL   GUBERNUR ANIES BASWEDAN TERBITKAN PERATURAN KARYAWAN WFH SEBESAR 75 PERSEN DI PERKANTORAN ZONA MERAH DKI   GUBERNUR ANIES BASWEDAN SEBUT KAPASITAS VAKSINASI DI DKI JAKARTA TELAH LEBIH DARI 100.000 ORANG PER HARI   DINKES KABUPATEN KUDUS CATAT 269 TENAGA KESEHATAN DI WILAYAHNYA TERPAPAR VIRUS KORONA   UNIVERSITAS SEBELAS MARET HENTIKAN SELURUH KEGIATAN LUAR JARINGAN SETELAH TIGA DOSEN MENINGGAL KARENA COVID-19   SATGAS: KENAIKAN COVID-19 PASCA-LEBARAN 2021 LEBIH TINGGI YAITU 112,22% DIBANDING TAHUN SEBELUMNYA HANYA 93,11%   SATGAS COVID-19 PREDIKSI KENAIKAN KASUS POSITIF KORONA PASCA-LEBARAN AKAN BERLANGSUNG SELAMA 6 PEKAN   LAYANAN VAKSINASI COVID-19 DI KANTOR KESEHATAN PELABUHAN TANJUNG PRIOK, JAKARTA UTARA, DIBATASI 100 ORANG PER HARI   PEMERINTAH BUKA LAYANAN VAKSINASI COVID-19 UNTUK UMUM DI KANTOR KESEHATAN PELABUHAN TANJUNG PRIOK, JAKUT   MENPAN RB TJAHJO KUMOLO SERAHKAN KEBIJAKAN BEKERJA DARI RUMAH KEPADA MASING-MASING KEMENTERIAN DAN LEMBAGA   MENPAREKRAF SANDIAGA UNO PERKENALKAN GEOPARK RAMANG RAMANG LEWAT SIARAN LANGSUNG DI MEDIA SOSIAL DAN KE LUAR NEGERI