Kompas TV nasional berkas kompas

Buang Limbah Medis Covid-19 Dijerat Pidana - BERKAS KOMPAS (1)

Jumat, 5 Maret 2021 | 11:39 WIB

KOMPASTV - Jumlah limbah medis meningkat signifikan selama pandemi Covid-19. Kementerian Lingkungan Hidup mencatat volume limbah medis mencapai 382 ton/hari atau meningkat 30 persen dari sebelum pandemi, yakni sebanyak 296 ton/hari. Demi menyelesaikan problem limbah medis, jalan pintas dilakukan para oknum nakal dengan membuangnya sembarangan. Sejumlah oknum ditangkap, di antaranya berasal dari pihak jasa pengangkut hingga manajemen hotel yang memberikan layanan isolasi bagi orang tanpa gejala (OTG) Covid-19. 

Baca Juga: Urgensi RUU PKS untuk Pemulihan Korban  - Darurat Kekerasan Terhadap Perempuan - BERKAS KOMPAS (3)

Tak hanya itu, peningkatan jumlah sampah medis selama pandemi pun membuat fasilitas pelayanan kesehatan  kesulitan, terutama kendala biaya. Pasalnya, sejumlah rumah sakit mengaku pemerintah belum membayar klaim Covid-19 hingga berbulan-bulan. Selain itu,kapasitas pengolah limbah medis yang tak sebanding dengan peningkatan volumenya juga menjadi masalah lainnya. Pada sisi lain, sosialiasasi pengelolaan limbah medis kepada masyarakat yang belum menyeluruh juga ikut menyumbang peningkatan jumlah jenis limbah ini. 

Baca Juga: Bogor Jadi Wilayah Pemberian Vaksin Corona - BERKAS KOMPAS (Bag 1)

Tak hanya selama pandemi, persoalan limbah medis telah lama menjadi masalah klasik. Alih-alih diolah dengan sistem pembakaran dengan insinerator, tim Berkas Kompas menemukan banyak sampah medis dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA) yang seharusnya hanya untuk limbah rumah tangga.

 

Lantas, bagaimana jika masalah ini tak kunjung ditangani sementara pandemi masih belum menunjukkan tanda berakhir? Simak jawabannya dalam Berkas Kompas episode Mengkhawatirkan, Sampah Medis Korona berikut ini. 

Penulis : Anas Surya





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
01:07
PEMERINTAH KOREA SELATAN TARGETKAN 70 PERSEN POPULASI SUDAH DIVAKSINASI SEPTEMBER MENDATANG   TIM GRESINI RACING RESMI GANDENG DUCATI DI MOTOGP MUSIM DEPAN DENGAN DURASI KONTRAK DUA TAHUN   TIM MERCEDES AMG F1 BERHARAP TAMPIL DOMINAN DI SIRKUIT PAUL RICARD AKHIR PEKAN INI   UKRAINA BUNGKAM MACEDONIA UTARA DENGAN SKOR 2-1 DI LAGA LANJUTAN GRUP C PIALA EROPA 2020   PERTANDINGAN DENMARK KONTRA BELGIA AKAN DILAKUKAN PENGHORMATAN UNTUK CHRISTIAN ERIKSEN PADA MENIT KE-10   PERSATUAN SEPAK BOLA DENMARK UMUMKAN GELANDANGNYA, CHRISTIAN ERIKSEN, AKAN DIPASANG ALAT PACU JANTUNG   PETENIS RAFAEL NADAL MUNDUR DARI WIMBLEDON DAN OLIMPIADE TOKYO KARENA ALASAN KESEHATAN   WALI KOTA TANGSEL BENYAMIN DAVNIE SEBUT WILAYAHNYA DALAM KONDISI DARURAT KARENA RS RUJUKAN KORONA TERISI 74 PERSEN   WALI KOTA TANGSEL BENYAMIN DAVNIE: BELAJAR TATAP MUKA KEMUNGKINAN BESAR DITUNDA KARENA LONJAKAN KASUS COVID-19   PEMKOT TANGERANG AKAN GUNAKAN RUMAH PERLINDUNGAN SOSIAL MILIK DINSOS JADI RUMAH ISOLASI TERKONSENTRASI (RIT)   PEMPROV JATENG TAMBAH RSJD DR AMINO GONDOHUTOMO, SEMARANG, DAN RSUD KELET, JEPARA, SEBAGAI RS RUJUKAN COVID-19   PEMERINTAH BUKA LAYANAN VAKSINASI COVID-19 UNTUK UMUM DI KANTOR KESEHATAN PELABUHAN TANJUNG PRIOK, JAKUT   MENPAN RB TJAHJO KUMOLO SERAHKAN KEBIJAKAN BEKERJA DARI RUMAH KEPADA MASING-MASING KEMENTERIAN DAN LEMBAGA   MENPAREKRAF SANDIAGA UNO PERKENALKAN GEOPARK RAMANG RAMANG LEWAT SIARAN LANGSUNG DI MEDIA SOSIAL DAN KE LUAR NEGERI