Kompas TV internasional kompas dunia

Nenek Berusia 69 Tahun yang Lahirkan Bayi Kembar Empat Tahun Lalu, Gagal Dapatkan Hak Asuh Anaknya

Kamis, 4 Maret 2021 | 18:29 WIB
nenek-berusia-69-tahun-yang-lahirkan-bayi-kembar-empat-tahun-lalu-gagal-dapatkan-hak-asuh-anaknya
Mauricia Ibanez nenek berusia 69 tahun yang melahirkan bayu kembar, empat tahun lalu. (Sumber: Newsflash)

BURGOS, KOMPAS.TV - Seorang nenek berusia 69 akhirnya gagal mendapatkan hak asuh atas bayi kembar yang dilahirkannya empat tahun lalu.

Mauricia Ibanez melahirkan bayi kembar, Gabriel dan Maria de la Cruz di sebua rumah sakit di Kota Burgos, sebelah utara Spanyol, pada 15 Februari, atau di Hari Valentine, 2017.

Ibanez yang ketika itu berusia 64 tahun melahirkan setelah sebelumnya hamil lewat proses bayi tabung, yang dilakukannya di Amerika Serikat (AS).

Baca Juga: Junta Militer Myanmar Kaget, Kudeta yang Dilakukan Banyak Ditentang

Ibanez pun menjadi ibu baru tertua di Spanyol saat itu. Namun, si kembar kemudian dibawa ke rumah asuh segera setelah mereka lahir pada 2017.

Ibanez pun kembali dipastikan gagal membawa kedua anak kembarnya yang berusia empat tahun ke asuahannya, setelah Pengadilan Tinggi Spamyol, menguatkan putusan 22 April 2020, yang membuatnya dilarang merawat anak-anaknya.

Baca Juga: Mengharukan, Tentara Angkatan Laut Thailand Selamatkan Empat Kucing dari Kapal yang Tenggelam

Keputusan itu dikeluarkan Pengadilan Provinsi Burgos, yang menemukan bahwa si kembar tak mendapatkan perawatan dalam kondisi optimal dengannya.

Seperti dikutip dari Mirror, pengadilan menilai si kembar berada dalam situasi rentan yang jelas karena ketidakmampuan Ibanez merawat mereka.

Pengadilan mengungkapkan keputusan ini diambil berdasarkan opini dari para ahli, dan tak berhubungan dengan usia dan kondisi kesehatannya.

Penulis : Haryo Jati

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
02:20
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19