Kompas TV bisnis bumn

Ternyata Ini Alasan Erick Thohir Pilih Said Aqil jadi Komut KAI

Kamis, 4 Maret 2021 | 18:01 WIB
ternyata-ini-alasan-erick-thohir-pilih-said-aqil-jadi-komut-kai
PT KAI (Persero) mengecet lokomotifnya dengan livery tahun 1953-1991 (Sumber: Humas PT KAI)

JAKARTA, KOMPAS.TV- Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, punya sejumlah alasan memilih Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj sebagai Komisaris Utama PT KAI. Menurut Erick, figur dan latar belakang Said bisa mengatasi isu sosial dalam pembangunan perkeretaapian.

Saat ini KAI sedang mengembangkan jaringan di daerah. Baik rel kereta maupun fasilitas penunjangnya, dan tak jarang menemui masalah sosial dengan masyarakat sekitar.

"Figur Pak Said Aqil saya rasa figur yang bisa diterima sehingga pembangunan seperti LRT, sinkronisasi kereta Jakarta-Bandung, sinkronisasi kereta api dengan MRT, isu sosialnya ini bisa dilakukan," kata Erick di Balai Kota Jakarta, Kamis (04/03/2021).

Baca Juga: Jadi Komisaris Utama PT KAI, Ini Tanggapan Said Aqil Siradj

Lagipula, lanjut Erick , kerja Dewan Komisaris PT KAI adalah sebagai tim. Said Aqil sebagai Komisaris Utama dan Komisaris Independen, juga didampingi oleh Komisaris lainnya yang punya rekam jejak baik di bidang keuangan.

"Sehingga masing-masing figur berbeda-beda," imbuhnya.

Erick mencontohkan, dipilihnya mantan pimpinan KPK Chandra Hamzah sebagai Komisaris di BTN. Chandra di pilih karena saat itu Dirut BTN tersandung kasus hukum dan dipenjara.

Baca Juga: Ketua Umum PBNU jadi Komisaris Utama PT KAI, JCW: KH Said Aqil Beri Contoh Tak Baik

"Sama seperti misalnya kita mengangkat pak Chandra Hamzah di BTN lebih melihat karena figur beliau untuk menangani kasus korupsi, karena memang BTN ada kasus korupsi. Dan dirutnya waktu itu masuk penjara, diambil kejaksaan. Figur pak Chandra Hamzah di BTN lebih ke situ, tetapi yang mengerti perbankannya pak Chandra didampingi," terang Erick.

Said Aqil Siradj menjadi komisaris utama PT KAI menggantikan posisi Jusman Syafii Djamal. Bersama Said, ada 4 nama baru lainnya yang diangkat menjadi Komisaris PT KAI. Sedangkan 3 nama lama dipertahankan sebagai Komisaris.

Penulis : Dina Karina

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Kasus Penyerangan Asrama Mahasiswa

Jumat, 3 Desember 2021 | 19:12 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
19:32
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19