Kompas TV nasional peristiwa

Sri Mulyani Angkat Bicara Terkait Kasus Dugaan Suap Pegawai Pajak Senilai Puluhan Miliar

Rabu, 3 Maret 2021 | 21:15 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Keuangan Sri Mulyani angkat bicara terkait dugaan suap pegawai Ditjen Pajak yang tengah diselidiki KPK.

Sri Mulyani pun mengungkap awal mula pegawai tersebut dilaporkan atas pengaduan masyarakat.

"Kemenkeu mengapresiasi dan mendukung langkah KPK, disertai unit kepatuhan yang telah bekerja sama untuk menindaklanjuti pengaduan masyarakat atas dugaan suap pegawai di Ditjen pajak, pengaduan masyarakat atas dugaan suap tersebut terjadi di awal 2020. Kemudian dilakukan tindakan unit kepatuhan internal Kemenkeu dan KPK untuk tindak lanjut," ungkap Sri Mulyani melalui rilis video di kanal Youtube Kementerian Keuangan RI, Rabu (03/03/2021). 

Lebih lanjut Sri Mulyani juga menegaskan pihaknya telah memastikan pegawai yang bersangkutan telah dibebastugaskan.

"Terhadap pegawai Direktorat pajak, oleh KPK terlibat suap, telah dibebastugaskan agar memudahkan proses penyelidikan oleh KPK, yang bersangkutan mengundurkan diri dan sedang diproses dari sisi administrasi ASN," tuturnya. 

Meski begitu Sri Mulyani menyatakan kekecewaannya dan jika terbukti jelas hal ini merupakan pengkhianatan.

"Dugaan suap yang melibatkan pegawai dirjen pajak ini jelas pengkhianatan dan telah melukai seluruh pegawai dan jajaran Kemenkeu, yang terus berpegang pada prinsip-prinsip integritas dan profesionalitas."tuturnya. 

Sebelumnya KPK tengah mengusut dugaan kasus suap puluhan miliar di Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan.

Kasus suap tersebut diduga melibatkan pejabat di Ditjen Pajak.

Penyidik KPK masih berproses dengan mengumpulkan alat bukti untuk menetapkan tersangkanya.

Lebih jelasnya, simak dialog bersama Direktur Riset Core, Piter Abdullah.

Penulis : Anjani Nur Permatasari





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
00:56
PEMERINTAH DENMARK STOP GUNAKAN VAKSIN COVID-19 ASTRAZENECA SEPENUHNYA   SATGAS COVID-19 MEMINTA TIM PENELITI VAKSIN NUSANTARA IKUTI KAIDAH YANG DITETAPKAN WHO   UNAIR SURABAYA PASTIKAN PENELITIAN VAKSIN MERAH PUTIH TAK TERPENGARUH PELEBURAN KEMENRISTEK DENGAN KEMENDIKBUD   JADI TUAN RUMAH PORPROV BANTEN 2022, PEMKOT TANGERANG MULAI BENAHI 11 GEDUNG OLAHRAGA    FORMAPPI: PEMBENTUKAN SATGAS BLBI ADALAH PENGAKUAN PENTINGNYA RUU PERAMPASAN ASET TINDAK PIDANA   KEMENDAGRI MINTA PEMPROV DKI SUSUN RENCANA AKSI ANTISIPASI BANJIR   POLRI: TOTAL 31 TERSANGKA TERORIS TERKAIT AKSI BOM BUNUH DIRI MAKASSAR SUDAH DITANGKAP   POLRI KEMBALI TANGKAP SATU TERDUGA TERORIS TERKAIT AKSI BOM BUNUH DIRI DI MAKASSAR   MUI AKAN PANTAU SIARAN 16 STASIUN TELEVISI SELAMA BULAN RAMADAN   WAGUB DKI MINTA INSPEKTORAT DKI PERIKSA KEMBALI KASUS KELEBIHAN BAYAR PENGADAAN MOBIL DAMKAR TAHUN ANGGARAN 2019   IKAPPI MEMINTA PD PASAR JAYA BERBENAH PASCA-KEBAKARAN YANG TERJADI DI DUA PASAR YANG DIKELOLA DI JAKARTA   KOMISIONER KPU ILHAM SAPUTRA RESMI MENJADI KETUA KPU DEFINITIF MENGGANTIKAN ARIEF BUDIMAN   MENDAGRI TITO KARNAVIAN MINTA KEPALA DAERAH TERPILIH HARUS BISA KENDALIKAN COVID-19 DI WILAYAH MASING-MASING   JAKSA SEBUT SAKSI YANG DIHADIRKAN PADA SIDANG RIZIEQ SHIHAB PEKAN DEPAN ADA LIMA ORANG