Kompas TV bisnis ekonomi dan bisnis

Alamak, Jeff Bezos Bakal Kena Pajak Kekayaan Rp 71,5 T di 2021

Rabu, 3 Maret 2021 | 14:48 WIB
alamak-jeff-bezos-bakal-kena-pajak-kekayaan-rp-71-5-t-di-2021
Jeff Bezos, orang terkaya dunia 2020 (Sumber: AP Photo)

JAKARTA, KOMPAS.TV- Bos Amazon yang juga orang terkaya dunia, Jeff Bezos, sepertinya harus merogoh kocek lebih dalam untuk bayar pajak tahun ini. Undang-undang Pajak Kekayaan yang baru akan membuat Bezos membayar pajak sebesar US$ 5 miliar atau setara Rp 71,5 triliun tahun ini.

Sedangkan tahun lalu, Bezos akan dianggap berutang pajak sebesar US$ 5,7 miliar atau setara Rp 81,51 triliun.

Baca Juga: Lepas Jabatan CEO Amazon, Jeff Bezos Urus Bisnis Luar Angkasa

Dikutip dari CNBC, UU Pajak Ultra-Millionaire itu kini asih dibahas di Senat Amerika Serikat, termasuk oleh senator Bernie Sanders.

Para senator beralasan, undang-undang pajak itu akan meningkatkan pendapatan negara hingga triliunan dolar. Sehingga manfaat pajak bisa digunakan untuk membantu membayar perawatan anak-anak, infrastruktur pendidikan, dan energi bersih.

Dalam UU tersebut, dinyatakan setiap warga AS yang memiliki kekayaan diatas US$ 50 juta akan dikenakan pajak sebesar 2% dari kekayaannya. Sedangkan mereka yang berharga lebih dari US$ 1 miliar akan dipungut pajak sebesar 3% dari kekayaannya.

Baca Juga: Untuk Kali Pertama, Amazon Beli 11 Pesawat Agar Pengiriman Barang Lebih Cepat

Wajib pajak yang masuk kategori tersebut adalah 100.000 warga Amerika terkaya atau 0,05% dari total populasi. Selama 10 tahun kedepan, pajak kekayaan pun akan terkumpul sebanyak US$ 3 triliun.

Salah satu pengusul UU itu, Senator Elizabeth Warren menyatakan, pajak kekayaan bisa menjadi solusi bagi kesenjangan kesejahteraan di AS yang kian melebar selama pandemi.

Namun, banyak pihak yang mengkritik rencana itu. Merka menilai aturan pajak kekayaan tidak sesuai konstitusi dan akan dengan mudah dihindari oleh para miliuner.

Penulis : Dina Karina

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
23:16
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19