Kompas TV klik360 cerita indonesia

[INFOGRAFIS] 5 Fakta Corona B117, Mutasi Virus Corona Baru yang Telah Masuk ke Indonesia

Kamis, 4 Maret 2021 | 09:02 WIB

SOLO, KOMPAS.TV - Dua kasus mutasi virus corona B.1.1.7 asal Inggris dilaporkan muncul, tepat setahun setelah kasus Covid-19 pertama terdeteksi di Indonesia.

Wamenkes Dante Saksono mengonfirmasi laporan ini dalam acara Inovasi Indonesia untuk Indonesia Pulih Pasca-pandemi, yang disiarkan langsung di kanal YouTube Kemenristek/BRIN, Selasa (2/3/2021).

Berikut 5 fakta Corona B.1.1.7 yang telah masuk ke Indonesia:

Nama B.1.1.7

Pertama kali terdeteksi di Inggris, mutasi virus corona baru ini dinamai B.1.1.7 atau VUI 202012/01.

VUI merupakan singkatan dari Variant Under Investigation (VUI) tahun 2020, bulan 12, varian 01.

Varian ini ditinjau ulang dan ditetapkan pada 18 Desember 2020.

Lebih Menular

Mutasi virus corona B.1.1.7 diketahui lebih menular hingga 70 persen, karena mengalami replikasi lebih cepat di dalam tenggorokan.

Varian ini mempunyai viral load tinggi. Viral load dapat menentukan tingkat penularan subjek dan kemampuan virus untuk ditularkan.

Gejala

Orang yang terinfeksi Covid-19 dengan mutasi B.1.1.7 merasakan gejala batuk, sakit tenggorokan, dan kelelahan nyeri otot yang lebih dibandingkan strain sebelumnya.

Sejumlah ahli menyebut, pergeseran gejala kemungkinan didorong sifat varian yang lebih menular dan menyebar lebih cepat di tubuh.

Kasus di negara lain

Negara-negara lain seperti Singapura, India, Malaysia, dan Korea Selatan diketahui telah melaporkan penemuan kasus dari mutasi baru virus corona ini.

Tetap terdeteksi Uji PCR

Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Prof dr Zubairi Djoerban menjelaskan, varian baru ini akan tetap terdeteksi menggunakan uji PCR.

"Tetap mampu mendeteksi (dengan PCR). Tes PCR ini bisa mendeteksi tiga spike (seperti paku-paku yang menancap pada permukaan virus corona) berbeda," ujar Zubairi.

Ia juga menyampaikan tindakan vaksinasi hampir pasti, namun tetap efektif terhadap varian baru virus corona B.1.1.7.(*)

Motion Grafis: Agus Eko

Penulis : Gempita Surya





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
15:03
SEBANYAK 250 WNI DI CALIFORNIA SELATAN, AS, DAPAT SUNTIKAN VAKSINASI COVID-19    PRESIDEN JOKOWI BEBASKAN PENGENAAN PAJAK PERTAMBAHAN NILAI (PPN) UNTUK AIR BERSIH    BPOM: BELUM ADA IZIN UJI KLINIK FASE II VAKSIN NUSANTARA    MENKO POLHUKAM DORONG KPK BERGABUNG DALAM SISTEM DATABASE PENANGANAN PERKARA TERPADU BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI    LARANGAN MUDIK LEBARAN, DITLANTAS POLDA METRO JAYA SEKAT 16 JALUR TIKUS UNTUK KELUAR JABODETABEK    DITLANTAS POLDA METRO JAYA AKAN DIRIKAN POS PANTAU DI JALUR TIKUS UNTUK ANTISIPASI WARGA YANG NEKAT MUDIK    WALHI SUMSEL DUKUNG PEMANFAATAN LAHAN GAMBUT UNTUK MENUNJANG PEREKONOMIAN MASYARAKAT    KPK MENDAKWA EKS WALI KOTA CIMAHI AJAY PRIATNA TERIMA SUAP RP 1,6 MILIAR UNTUK MULUSKAN IZIN PROYEK RS    MENKEU SRI MULYANI SEBUT PEMULIHAN EKONOMI GLOBAL DARI DAMPAK PANDEMI COVID-19 HARUS BERSIFAT BERKELANJUTAN    GEMPA MALANG, BMKG: BURUKNYA STRUKTUR BANGUNAN IKUT JADI PENYEBAB RIBUAN RUMAH RUSAK DI MALANG    KASUS SUAP PENGATURAN PROYEK DI KABUPATEN INDRAMAYU, KPK PANGGIL 3 ANGGOTA DPRD JAWA BARAT    WAPRES MA'RUF AMIN IMBAU MASYARAKAT BERKONTRIBUSI AKTIF DALAM MENGEMBANGKAN EKONOMI & KEUANGAN SYARIAH    POLRI MULAI PERIKSA BARANG BUKTI DARI TKP KEBAKARAN KILANG MINYAK BALONGAN, INDRAMAYU, JAWA BARAT    MENTERI PPPA MINTA PEMDA KAWAL DAN PASTIKAN PENGGUNAAN DAK PEREMPUAN DAN ANAK DAPAT DIPERTANGGUNGJAWABKAN