Kompas TV klik360 cerita indonesia

Mahfud MD Ungkap Bukti Pemerintah Tak Alergi Kritik

Rabu, 3 Maret 2021 | 11:23 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV – Presiden Jokowi telah mencabut kebijakan tentang Bidang Usaha Penanaman Modal yang melegalkan minuman keras.

Aturan tersebut terlampur dalam Peraturan Presiden nomor 10 Tahun 2021.

Sikap Presiden diapreasiasi banyak pihak, karena sebelumnya kebijakan ini menuai kritik.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Mahfud MD pun turut angkat bicara.

Ia menyebut keputusan Presiden Joko Widodo mencabut kebijakan tentang investasi miras merupakan bukti bahwa pemerintah tidak alergi terhadap kritik.

"Ketika ada kritik tentang izin investasi miras untuk daerah-daerah tertentu, maka pemerintah mencabutnya. Jadi pemerintah tak alergi terhadap kritik dan saran," cuit Mahfud MD lewat akun twitter-nya, Rabu (03/03/2021). 

Asal rasional, kata Mahfud, suara rakyat akan diakomodir pemerintah. 

Karena menurutnya kritik adalah vitamin yang harus diserap ke tubuh pemerintahan.

"Setelah menerima masukan-masukan dari ulama-ulama, MUI, NU, Muhammadiyah, dan organisasi masyarakat (ormas) lainnya serta tokoh-tokoh agama yang lain. Dan juga masukan dari provinsi dan daerah, bersama ini saya sampaikan, saya putuskan lampiran perpres pembukaan investasi baru dalamindustri minuman keras yang mengandung alkohol saya nyatakan dicabut.” Ungkap Jokowi dalam rilis video yang diunggah melalui Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (02/03/2021). 

Video Editor: Agung

 

Penulis : Yuilyana





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
15:20
HINGGA KINI DENSUS 88 SUDAH TANGKAP 32 TERDUGA TERORIS YANG BERHUBUNGAN DENGAN BOM DI GEREJA KATEDRAL MAKASSAR   TIM DENSUS 88 KEMBALI TANGKAP 1 TERDUGA TERORIS DI BONE YANG DIDUGA TERKAIT BOM BUNUH DIRI DI GEREJA KATEDRAL MAKASSAR   SETIAP KELUARGA DI KENDARI YANG TERDAFTAR DALAM PROGRAM BANTUAN TUNAI AKAN MENDAPAT RP 600.000 DARI PEMERINTAH   PEMPROV SULTRA MULAI SALURKAN BANTUAN SOSIAL TUNAI TAHAP 12 DAN 13 TAHUN 2021 MELALUI KANTOR POS GIRO KENDARI   GUBERNUR JATIM: TAHAP VERIFIKASI PEMBANGUNAN RUMAH TERDAMPAK GEMPA DITARGETKAN RAMPUNG LIMA HARI KE DEPAN   GUBERNUR JAWA TIMUR SEBUT SAAT INI PROSES PEMBANGUNAN RUMAH TERDAMPAK GEMPA MASIH DALAM TAHAP VERIFIKASI   TAHUN INI, KEMENKOMINFO TARGETKAN LITERASI DIGITAL UNTUK 1,5 JUTA WARGA JAWA TIMUR   MENTERI KESEHATAN BUDI GUNADI SADIKIN MINTA BULAN INI VAKSINASI COVID-19 DIPRIORITASKAN KEPADA WARGA LANSIA   MENTERI KESEHATAN: JANGAN SAMPAI PROGRAM VAKSINASI MEMBUAT MASYARAKAT ABAI PROTOKOL KESEHATAN DAN TIDAK WASPADA   MENKES BUDI GUNADI SADIKIN: DALAM SATU BULAN KE DEPAN, KITA BISA MENERIMA 20 JUTA DOSIS LAGI HASIL PRODUKSI BIO FARMA   MENKES SEBUT SAMPAI SAAT INI SUDAH ADA 22 JUTA DOSIS YANG SUDAH DIDISTIBUSIKAN KE SELURUH WILAYAH DI TANAH AIR   MENTERI KESEHATAN JELASKAN 59,5 JUTA BAHAN BAKU VAKSIN YANG TELAH DITERIMA INDONESIA BISA DIJADIKAN 47 JUTA DOSIS   MENTERI KESEHATAN: VAKSIN YANG DITERIMA HARI INI BAGIAN DARI 140 JUTA BAHAN BAKU VAKSIN YANG AKAN KITA TERIMA TAHUN INI   MENKES SEBUT VAKSIN YANG DITERIMA HARI INI BERJUMLAH 6 JUTA "BULK" ATAU BAHAN BAKU VAKSIN DARI SINOVAC, TIONGKOK