Kompas TV nasional peristiwa

Reaksi Setelah Jokowi Cabut Perpres 10/2021: Kaget, Tak Yakin dan Apresiasi

Rabu, 3 Maret 2021 | 05:30 WIB
reaksi-setelah-jokowi-cabut-perpres-10-2021-kaget-tak-yakin-dan-apresiasi
Presiden Jokowi saat memberikan sambutan dalam harlah ke-95 Nahdlatul Ulama. (Sumber: Dok @jokowi)

JAKARTA, KOMPAS.TV- Presiden Jokowi mencabut lampiran Peraturan Presiden (perpres) Nomor 10/2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal yang memuat kebijakan investasi industri minuman beralkohol atau miras. 

Pencabutan lampiran ini, kata Jokowi, setelah menerima masukan dari ormas Islam dan para kepala daerah. "Setelah menerima masukan-masukan dari ulama-ulama MUI, Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, dan ormas-ormas lainnya serta tokoh-tokoh agama lain serta juga masukan-masukan dari provinsi dan daerah," kata Jokowi, Selasa (2/3/2021).

Setelah Jokowi mencabut perpres tersebut, sejumlah kalangan memberikan reaksi beragam meski sama-sama memberi apresiasi. Wakil Presiden Ma'ruf Amin, misalnya mengaku tak dilibatkan dalam proses pembuatan perpres yang mengatur invetasi miras ini.

Baca Juga: Perpres Miras Dicabut, PKS: Jabatan Terakhir, Wajarnya Jokowi Mewariskan Kebijakan yang Baik

Hal tersebut disampaikan juru bicara Wapres Ma'ruf Amin, Masduki Baidlowi. "Wapres tidak tahu. Tidak semuanya dilibatkan, makanya kaget Wapres ketika mendengar berita rame seperti itu," kata Masduki dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (2/3/2021).


Menurut Masduki, sorotan sejumlah pihak terhadap perpres ini langsung tertuju kepada Wapres Ma'ruf Amin. Karena itu, Wapres langsung melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk menyarankan perpres ini ini dicabut.

"Makanya melakukan langkah-langkah koordinasi untuk bagaimana agar ini bisa segera dicabut, dan dalam tiga hari terakhir itu dilakukan," ungkap Masduki.

Penulis : Iman Firdaus




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
03:21
NOVAK DJOKOVIC PEGANG REKOR SEBAGAI PETENIS NOMOR 1 DUNIA TERLAMA SELAMA 311 PEKAN   PRESIDEN SURIAH BASHAR AL-ASSAD DAN ISTRINYA POSITIF TERINFEKSI COVID-19   VIETNAM MULAI PROGRAM VAKSINASI MASSAL COVID-19   PENEMPATAN PULUHAN RIBU TENTARA AS DI KOREA SELATAN GUNA BERTAHAN DARI AGRESI KOREA UTARA   KOREA SELATAN SEPAKAT BAYAR ONGKOS PENEMPATAN 28.500 ANGGOTA PASUKAN AS DI NEGARANYA SEBESAR RP 71,8 T PER TAHUN   PEMKAB SLEMAN, DIY, GELAR VAKSINASI COVID-19 SECARA MASSAL DI MAL AGAR PESERTA TIDAK TAKUT   KOMNAS KEJADIAN IKUTAN PASCA-IMUNISASI: INFORMASI SOAL 4 NAKES MENINGGAL AKIBAT DIVAKSIN COVID-19 ADALAH HOAKS   SEBANYAK 240 TOKOH AGAMA DI TANGERANG SELATAN TELAH DISUNTIK VAKSIN COVID-19 DOSIS PERTAMA   MULAI SELASA PAGI, ASN DI JAKARTA BARAT TERIMA VAKSIN COVID-19   GUBERNUR JABAR RIDWAN KAMIL INGIN PINJAM GEDUNG KAMPUS IPB SEBAGAI LOKASI VAKSINASI COVID-19 BAGI MASYARAKAT   GUBERNUR JABAR RIDWAN KAMIL TARGETKAN 6 JUTA DOSIS VAKSIN KORONA TERPAKAI HINGGA JUNI MENDATANG   PT BIO FARMA TUNGGU ARAHAN KEMENKES UNTUK PENYALURAN 1,1 JUTA VAKSIN ASTRAZENECA   MENLU RETNO MARSUDI: 1,1 JUTA VAKSIN ASTRAZENECA DIDAPATKAN DARI JALUR MULTILATERAL   MENKES BUDI GUNADI SADIKIN: 4 PASIEN YANG TERPAPAR VIRUS KORONA B117 SUDAH SEMBUH