Kompas TV klik360 cerita indonesia

Max Sopacua Menyebut Pendukung KLB Demokrat Sebagai Kelompok Garis Lurus

Selasa, 2 Maret 2021 | 15:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Mantan Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat, Max Sopacua, mengatakan bahwa kelompok di Partai Demokrat yang setuju diadakannya Kongres Luar Biasa (KLB) adalah kelompok garis lurus.

Hal tersebut disampaikan Max Sopacua, kepada jurnalis KompasTV Iryanda Mardanuz, Senin (1/3/2021) malam.

Baca Juga: Max Sopacua: KLB akan Menganulir Pemecatan Tujuh Kader Demokrat

Max juga menjelaskan penyebab digulirkannya rencana KLB, salah satunya karena pihaknya menilai ada sesuatu yang tidak sesuai dengan tujuan awal didirikannya Partai Demokrat. 

"Kenapa ada KLB? karena ada hal-hal yang tidak sesuai, hal-hal yang melangkah dan menginjak-injak anggaran dasar dan anggaran rumah tangga. Hal-hal yang memanipulasi kejadian-kejadian yang habis terjadi dimana partai ini harus jalan dengan sebagaimana mestinya," tutur Max.

Baca Juga: Imbau Kadernya Hadiri KLB, Max: Demokrat Bukan Partai Milik Keluarga

Max lalu menyebut pihaknya sebagai kelompok garis lurus, dan menyebut kelompok pendukung AHY sebagai kelompok dinasti.

"Sehingga anda boleh tau, kami boleh disebut sebagai kelompok garis lurus, sebelah sana adalah kelompok dinasti. Kami ingin dengan KLB ini membawa partai ini kepada titahnya, partai rakyat, partai terbuka, partai yang modern, nasional-religius, dan untuk semua orang," tegas Max.

Baca Juga: Dukung KLB, Barisan Massa Demokrat Minta AHY Mundur dari Jabatan Ketum

Video Editor: Lisa Nurjannah

Penulis : Aryo bimo





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
23:40
FLORENTINO PEREZ KEMBALI TERPILIH SEBAGAI PRESIDEN REAL MADRID UNTUK MASA JABATAN HINGGA 2025   MENKES AUSTRIA RUDOLF ANSCHOBER MENGUNDURKAN DIRI KARENA LELAH TANGANI PANDEMI KORONA   KAPOLDA PAPUA IRJEN MATHIUS D FAKHIRI JANJI MENCARI DAN TANGKAP KKB YANG BERAKSI DI BEOGA DAN ILAGA, PUNCAK   KAKORLANTAS POLRI IRJEN ISITIONO: PETUGAS YANG LOLOSKAN PEMUDIK AKAN DIHUKUM 2 KALI LIPAT   PT KAI IZINKAN PENUMPANG UNTUK SAHUR DAN BUKA PUASA DI DALAM KERETA KETIKA DALAM PERJALANAN SELAMA BULAN RAMADAN   PT KAI MASIH JUAL TIKET KERETA HINGGA KEBERANGKATAN 30 APRIL 2021 DI TENGAH ATURAN PELARANGAN MUDIK   DISPAREKRAF DKI JAKARTA: RESTORAN TIDAK BOLEH TAMPILKAN PERTUNJUKAN DJ SELAMA BULAN RAMADAN   JAM OPERASIONAL MRT TIDAK MENGALAMI PERUBAHAN SELAMA BULAN RAMADAN   MRT JAKARTA IZINKAN PENUMPANG BERBUKA PUASA DI DALAM GERBONG KERETA DENGAN AIR PUTIH DAN KURMA   POLDA METRO JAYA LIMPAHKAN BERKAS KASUS MAFIA TANAH YANG MENYASAR KELUARGA DINO PATTI DJALAL KE KEJATI   DISHUB DKI BERENCANA HANYA MEMBUKA TERMINAL PULO GEBANG DI JAKARTA TIMUR SELAMA LARANGAN MUDIK LEBARAN   PEMPROV DKI JAKARTA AKAN CEK STATUS RUMAH PENINGGALAN MENLU PERTAMA, ACHMAD SOEBARDJO, YANG DIJUAL   ICW MINTA KPK USUT DUGAAN BOCORNYA INFORMASI PENGGELEDAHAN DUA LOKASI DI KALIMANTAN SELATAN   TERDAKWA DJOKO TJANDRA AJUKAN BANDING ATAS VONIS 4 TAHUN 6 BULAN PENJARA DALAM KASUS "RED NOTICE"