Kompas TV nasional peristiwa

Penghargaan Anti Korupsi Bung Hatta Award kepada Nurdin Abdullah Akan Ditinjau Ulang

Selasa, 2 Maret 2021 | 14:42 WIB
penghargaan-anti-korupsi-bung-hatta-award-kepada-nurdin-abdullah-akan-ditinjau-ulang
Pemerintah daerah merupakan wakil pemerintah pusat didaerah, jadi dipastikan seluruh kebijakan pusat wajib diamankan, Ujar Nurdin Abdullah (Sumber: -)

JAKARTA, KOMPAS.TV- Perkumpulan Bung Hatta Anti-Corruption Award (P-BHACA) akan meninjau ulang penghargaan yang telah diberikan kepada Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah. Hal itu karena Nurdin sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus gratifikasi proyek infrastruktur. 


"P-BHACA sangat terkejut dan menyesalkan perkembangan yang terjadi. Apabila di kemudian hari terbukti telah terjadi penyelewengan/pengkhianatan terhadap nilai-nilai tersebut di atas ( menjunjung tinggi nilai-nilai integritas dan kejujuran serta independensi),  maka kebijakan P-BHACA adalah me-review kembali penganugerahan tersebut," demikian rilis yang dikeluarkan dalam laman bungahattaward.org, dengan menyertakan Shanti L. Poesposoetjipto sebagai Ketua Dewan Pengurus P-BHACA, Selasa (2/3/2021).

Baca Juga: Nurdin Abdullah Ditangkap KPK, Wagub Sulsel Jabat Plt Gubernur

Atas peristiwa yang terjadi terhadap Nurdin, pihak P-BHACA juga akan mengevaluasi secara internal melalui proses due diligence. Sebab, proses penarikan penghargaan  memerlukan proses yang tidak kalah teliti dari penganugerahannya.

"Sementara itu P-BHACA akan terus mengikuti proses hukum yang sedang berlangsung dan senantiasa menghormati serta mendukung upaya KPK dalam memberantas korupsi di Indonesia. P-BHACA percaya bahwa pribadi yang menjunjung tinggi kejujuran dan mengedepankan integritas akan dengan terbuka dan sukarela mempertanggungjawabkan kepercayaan yang diberikan.

Nurdin Abdullah merupakan penerima penghargaan Bung Hatta Anti-Corruption Award pada tahun 2017, ketika menjabat sebagai Bupati Bantaeng, Sulawesi Selatan, selama dua periode mulai 2008 hingga 2018, atas upayanya menumbuhkembangkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih, dan memberantas korupsi.

Baca Juga: Mitigasi Penyebaran Virus Corona, KPK Sebut Nurdin Abdullah Masih Isolasi Mandiri Covid-19

Penulis : Iman Firdaus





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
19:10
6 JUTA BAHAN BAKU VAKSIN SINOVAC YANG TIBA HARI INI AKAN DIOLAH BIO FARMA YANG TELAH MENDAPAT SERTIFIKAT DARI BPOM   6 JUTA BAHAN BAKU VAKSIN SINOVAC YANG DATANG MELALUI BANDARA SOEKARNO-HATTA HARI INI DIBAWA KE BIO FARMA DI BANDUNG   KAPOLDA PAPUA SEBUT GURU YANG DITEMBAK KKB ADALAH WARGA SIPIL YANG SUDAH LIMA TAHUN MENGAJAR DI DISTRIK BEOGA   KAPOLDA PAPUA BANTAH TUDINGAN KKB YANG SEBUT DUA GURU DAN SISWA YANG DITEMBAK ADALAH MATA-MATA APARAT   DALAM DUA PEKAN TERAKHIR, SERANGAN KELOMPOK KRIMINAL BERSENJATA DI PAPUA TELAH MENEWASKAN EMPAT ORANG   YORRYS RAWEYAI MINTA TNI-POLRI BERIKAN JAMINAN KEAMANAN BAGI WARGA DI DISTRIK BEOGA DAN DISTRIK ILAGA   ANGGOTA DPD RI ASAL PAPUA YORRYS RAWEYAI MINTA PEMERINTAH TINDAK PELAKU KEKERASAN DI KABUPATEN PUNCAK   BUPATI KABUPATEN PUNCAK WILLEM WANDIK MINTA TNI-POLRI TINDAK TEGAS ANGGOTA KKB YANG TEMBAK GURU DAN SISWA   RUMAH KEPALA SUKU DAN TIGA RUMAH GURU HANGUS AKIBAT PEMBAKARAN YANG DILAKUKAN KKB DI KABUPATEN PUNCAK, PAPUA   KELOMPOK KRIMINAL BERSENJATA KEMBALI MEMBAKAR RUMAH WARGA DI KABUPATEN PUNCAK, PAPUA   PETUGAS TANGKAP 5 KRU KAPAL BERBENDERA MALAYSIA YANG MENCURI IKAN DI SELAT MALAKA, 2 WARGA MALAYSIA DAN 3 WNI   KAPAL BERBENDERA MALAYSIA DIDUGA CURI IKAN DI SELAT MALAKA GUNAKAN ALAT PANCING JENIS "TRAWL" YANG DILARANG KKP   KAPAL IKAN BERBENDERA MALAYSIA YANG DIDUGA MENCURI IKAN DI SELAT MALAKA SEMPAT KABUR SEBELUM DITANGKAP PETUGAS   KAPAL PATROLI KEMENTERIAN KELAUTAN & PERIKANAN TANGKAP KAPAL IKAN BERBENDERA MALAYSIA YANG CURI IKAN DI SELAT MALAKA