Kompas TV nasional aiman

Banjir Rasa Presiden | AIMAN (Bag 1)

Selasa, 2 Maret 2021 | 09:59 WIB

JAKARTA, KOMPASTV - Banjir terjadi di sejumlah provinsi di pulau Jawa. Dari DKI Jakarta, Jawa Barat, hingga Jawa Tengah. Tak ayal, sang pemimpin menjadi sorotan. Pernyataan-pernyataan kepala daerah soal penanganan terhadap banjir disambut dengan berbagai opini. Pro dan kontra.

Pembahasan soal banjir ini, tak hanya perkara bagaimana penanganan yang dilakukan. Tapi juga merembet soal jalan panjang menuju kursi presiden 2024. Lantaran nama para kepala daerah ini juga berseliweran dalam berbagai hasil survei elektabilitas calon presiden 2024.

Pada akhir Februari 2021, Lembaga Survei Indonesia dan Litbang Kompas merilis hasil survei nama-nama yang mungkin bertarung dalam Pilpres 2024. Hasilnya, nama sejumlah kepala daerah seperti Anies Baswedan, Ridwan Kamil, dan Ganjar Pranowo mendapat suara cukup tinggi dari masyarakat. Selain nama-nama popular lainnya, seperti Prabowo Subianto yang berada di urutan teratas. Serta nama Tri Rismaharini dan juga Sandiaga Uno.

Nama-nama ini sudah bermunculan, padahal belum ada manuver partai politik. Apakah ini pertanda calon alternatif telah mulai dipikirkan masyarakat untuk jadi pilihan pada Pilpres mendatang? Bagaimana peluang para kepala daerah ini jika nantinya tidak ada Pilkada 2022-2023?

Aiman mengawali dengan mewawancarai Dedy Afrianto, peneliti Litbang Kompas, untuk melihat peta politik menuju pertarungan Pilpres 2024. Selanjutan Aiman mewawancarai Erma Yulihastin, peneliti atmosfer dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional, untuk mengetahui seperti apa sebenarnya kondisi iklim saat ini. Benarkah terjadi ekstremitas iklim sehingga sulit untuk mencegah terjadinya banjir saat hujan ekstrem terjadi?

Terakhir, Aiman berbincang dengan pengamat politik dari UIN, Adi Prayitno, terkait kontestasi para kepala daerah menuju Pilpres 2024. Seberapa besarkah kejadian di wilayah kepala daerah ini memimpin akan berpengaruh pada elektabilitas mereka?  

Penulis : Krisna Aditomo





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
12:39
IKUTI WEBINAR "BERPARTNER DENGAN MEDIA" BERSAMA TIM HARIAN KOMPAS, DAFTAR DI INSTITUTE.KOMPAS.ID!   PM INGGRIS BANTAH CAMPUR TANGAN BANTU ARAB SAUDI YANG BERNIAT AMBIL ALIH KLUB SEPAK BOLA NEWCASTLE UNITED   REAL MADRID WAJIB MEMENANGI 11 LAGA TERSISA UNTUK MERAIH TROFI LA LIGA DAN LIGA CHAMPIONS (GELAR GANDA)   ISRAEL SEGERA BUKA KEMBALI PERBATASANNYA UNTUK TURIS MANCANEGARA YANG TELAH DIVAKSIN COVID-19   BADAN FARMASI ITALIA (AIFA): 4 ORANG MENINGGAL AKIBAT PENGGUMPALAN DARAH SETELAH TERIMA SUNTIK VAKSIN ASTRAZENECA   KAPOLDA PAPUA MEYAKINI PELAKU YANG TEMBAK SISWA SMA DI KAMPUNG ULONI MERUPAKAN KKB YANG MEMBAKAR HELIKOPTER DI ILAGA   SEORANG SISWA SMA DI KAMPUNG ULONI, DISTRIK ILAGA, PAPUA, DITEMBAK MATI OLEH KKB   BMKG PRAKIRAKAN INTENSITAS SIKLON TROPIS SURIGAE AKAN MENINGKAT DALAM 24 JAM KE DEPAN   BMKG GORONTALO KELUARKAN PERINGATAN WASPADA CUACA EKSTREM MENYUSUL ADANYA SIKLON TROPIS SURIGAE   MRT JAKARTA SEBUT BANYAK CAGAR BUDAYA JADI TANTANGAN PEMBANGUNAN PROYEK FASE 2A   TERCATAT 23 DESEMBER 2020 HINGGA 14 APRIL 2021, ADA 35 KASUS PENYELUNDUPAN BENUR DENGAN POTENSI KERUGIAN RP 210,08 M   KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN: HAMPIR 99% BENIH LOBSTER VIETNAM BERASAL DARI INDONESIA   KEMENKES SEBUT PENGAMBILAN DARAH SUBYEK RELAWAN VAKSIN NUSANTARA DI RSPAD BUKAN UJI KLINIS FASE II   KEMENKES: VAKSIN NUSANTARA DIDANAI NEGARA SAAT TERAWAN AGUS PUTRANTO MENJABAT SEBAGAI MENKES